September 26, 2022

www.klinikgizi.com

The Science of Nutrition

Rekomendasi dan Diet Untuk Penderita Alergi

4 min read

Intervensi Diet atau Challenge Tes atau Eliminasi Provokasi adalalah diagnosis pasti untuk mengetahui seseorang mengalami alergi makanan dan hipersensitifitas makanan. Tes alergi dan pemeriksaan lainnya belum memastikan penyebab alergi atau hipersensitifitas makanan. Intervensi Diet/Challenge Tes atau Eliminasi Provokasi hanya dilakukan selama 3 minggu bukan selamanya setelah itu dilakukan provokasi makanan atau maintenance diet. Pada 3 minggu awal dilakukan eliminasi makanan tertentu yang dicurigai penyebab alergi. Setelah dilakukan disiplin dan ketat serta faktor pemicu alergi lain terkendali pada minggu ke empat dilakukan provokasi makanan atau mencoba satu persatu makanan yang dicurigai sambil diamati tanda dan gejala yang terjadi.

Meski masih banyak diperdebatkan tetapi berbagai fakta ilmiah berupa laporan kasus dan penelitian ilmiah menunjukkan berbagai gangguan tubuh dan sistem tubuh terutama gangguan fungsional tubuh yang belum dapat dipastikan penyebabnya seringkali berkaitan dengan reaksi akibat  makanan yang dikonsumsi. Diagnosis alergi atau hipersensitif makanan dibuat bukan dengan tes alergi tetapi berdasarkan diagnosis klinis, yaitu anamnesa (mengetahui riwayat penyakit penderita) dan pemeriksaan yang cermat tentang riwayat keluarga, riwayat pemberian makanan, tanda dan gejala alergi makanan sejak bayi hingga dewasa dan dengan eliminasi provokasi makanan. Intervensi diet atau Challenge test adalah untuk mencari penyebab dan memastikan bahwa berbagai gangguan penyakit yang ada berkaitan dengan alergi dan hipersensitifitas makanan sekaligus memperbaiki atau mengurangi gangguan yang ada.

MAKANAN BERESIKO TINGGI ALERGI

COKLAT, Kacang-kacangan : Kacang Tanah/Merah/Mente.
Ikan Laut kecil: Cumi, Udang, Kepiting, Kembung, Tenggiri, Teri dll.
Buah-buahan: Melon, Semangka, sirsat, blewah, markisa, Timun Mas, Mangga, Duku, Tomat, Nanas, Durian, Anggur, Nangka, Leci.
KEJU, Mentega (Butter).Royal Jelly, Bee polen
Taoco, Terasi, Saos Tiram, Saos Tomat. Yoghurt, kerupuk udang.
Makan di restoran: Chinesse Food. Japanesse Food.Vitamin dan obat dengan rasa dan aroma buah jeruk, anggur dan sebagainya

BACA:   Alergi Makanan Tingkatkan Perilaku Agresif dan Kriminal

MAKANAN YANG BERESIKO SEDANG:

AYAM, Itik (bebek), TELOR Ikan Salmon, Tuna, Bandeng, Sarden
Gula merah, JAGUNG, Bubur Bayi Instan( termasuk Goodmil rasa ayam),Buah: Jeruk (lemon, baby, pacitan), Pisang, Buah Naga, Kiwi, mangga manalagi.
Kacang Hijau, Yakult, Vitacam, Burung Dara, Beras Ketan. Japanesse Food. Permen Rasa Buah.
Agar-agar berwarna. Propolis, Royal Jelly
TERMASUK BAHAN YANG TERKANDUNG DALAM MAKANAN

MAKANAN YANG RELATIF AMAN UNTUK PENDERITA ALERGI

Neocate, Pepti Junior, Pregestimil, Panenteral, Soya (isomil dll), Susu Beras, Peptamen Junior
Tepung Beras (Rose Brand, Gasol), Biscuit Baby Choice original,Modern, Tempe, Tahu, Tofu (original),Sapi, Babi (bagi non muslim atau kambing (bisa semua organnya seperti: daging, otak, sumsum, hati, kaki, buntut, jantung dll)
Buah: Apel, Alpukat, Pear, Bangkuang, Jambu biji, belimbing, strawberry.
Nestle Beras Merah(ekonomis), Agar-agar plain,Tepung Gazol (beras merah, beras coklat, kacang kedelai, ubi dll) Kecuali kacang hijau, jagung, dan pisang dihindari.
Susu:Nan-enfa-nutrilon HA, Ensure, SGM, Chilmil non platinum, Similac, Pediasure, Nutren Junior, Sustagen, Ulltra UHT, KLIM, CHILKID non Platinum, Enercal, Krupuk : Kulit, Beras, Rempeyek kedelai, Opak.
Snack: Biscuit Modern, Fantastic, Crackers Jacob vegetables, kentang goreng, makanan tradisional bahan beras, roti tawar sari roti (selai strawberry,gula,madu). Margarine (Blue Band, Palmbom dll), kentang, ubi.Keripik: (Tempe, Tahu, Kentang, Singkong, Ubi, paru, daging dendeng), Bihun, kwitau, misoa,Indomie rasa soto mi-bakso, Makaroni.
Sayur: kacang panjang, kedelai, taoge kedelai, sawi, kangkung, brokoli, labu, Kentang, Wortel, Bayam, dll. Ikan air tawar: Mujair, Lele, Belut, Mas, Patin, Gurame MADU.
Makan di Restorant: Burger, Bakso, Sate, sup buntut, rendang, Icecream walls vanilla-strawberry. Bawang, Bumbu dapur, Kecap Manis, Permen Herbal
Untuk mencari penyebab atau Diagnosis Alergi Makanan: dengan Eliminasi Provokasi klik di sini http://allergycliniconline.com/2012/02/17/tes-alergi-makanan-challenge-tes-eliminasi-provokasi-makanan-terbuka/

Материалы по теме:

Deskripsi Fungsional Tentang Picky Eater Dewasa
Penelitian pendahuluan baru-baru ini tentang Picky Eater (PE) dewasa telah menyoroti adanya peningkatan indikator gangguan psikososial, dan panggilan untuk pekerjaan lebih lanjut untuk mengoperasionalkan ...
Intoleransi Susu Protein Kedelai
Formula berbasis kedelai diperkenalkan pada bayi gizi 80 tahun yang lalu. Ketika formula itu digunakan hanya direkomendasikan untuk pengobatan diare musim panas. Tujuh puluh ...
Penyebab dan Manifestasi Klinis ‘Oral Allergy Syndrome’
Oral allergy syndrome (OAS) adalah reaksi alergi di rongga mulut setelah konsumsi makanan seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan sayuran. Ini terjadi terutama karena homologi protein ...
Kenali Gangguan Alergi dan Hipersensitifitas Saluran Cerna Pada Bayi dan Dampak Yang Menyertai
Kenali Gangguan Saluran Cerna Pada Bayi dan Dampak Yang Menyertai
BACA:   Insomnia Alergi Makanan, Apakah Itu ? 
Tampaknya 1 di antaranya 3 manusia sehat mengalami hipersensitif saluran cerna. Hal ini akan lebih ...
Alergi Pada Lanjut Usia
Audi Yudhasmara, Widodo Judarwanto Seiring bertambahnya populasi di seluruh dunia, reaksi alergi pada lansia akan lebih sering ditemui di masa depan. Hingga saat ini, ada ...

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.