September 26, 2022

www.klinikgizi.com

The Science of Nutrition

Kehebatan Kandungan Hormon Pada ASI

3 min read

kehebatan Kandungan Hormon ASI

  • Faktor pertumbuhan. Selain kandungan nutrisi ASI mengandung hormon dan faktor pertumbuhan (growth factor) yang merupakan komponen bioaktif protein. Komponen tersebut berfungsi terutama untuk meningkatkan kemampuan adaptasi saluran cerna setelah bayi lahir dengan cara merangsang pertumbuhan sel saluran cerna, pematangan sistem saluran cerna, pembentukan koloni kuman baik, dan perkembangan jaringan limfoid saluran cerna. Faktor pertumbuhan yang terdapat dalam ASI antara lain IGF-1, EGF, TGF- a dan -b. Keberadaan hormon, faktor pertumbuhan serta komponen faktor kekebalan tubuh lainnya sangat penting dalam perkembangan sistem kekebalan saluran cerna, sehingga berperan penting dalam mencegah penyakit bagi bayi
  • Leptin dan adiponektin. Leptin merupakan hormon pengatur nafsu makan/asupan makanan dan metabolisme energi. Pada kegemukan ditemukan kekurangan leptin atau resistensi terhadap kerja leptin. Casabiele dkk. (1977) pertama kali membuktikan adanya leptin ini dalam ASI. Meskipun makna keberadaan leptin dalam ASI belum banyak diteliti, namun Mirales dkk. (2006) mengungkapkan bahwa kadar leptin dalam ASI selama periode menyusui berbanding lurus dengan kadar leptin dalam darah ibu dan indeks massa tubuh ibu.  Peran leptin dalam ASI adalah pada asupan makanan. Hal ini dapat menerangkan mengapa berat badan bayi yang mendapatkan ASI lebih ringan dibanding bayi yang mendapat susu formula. Pada keadaan resistensi terhadap kerja leptin, kadar leptin tidak kurang tetapi leptin tidak dapat bekerja dengan baik. Makin banyak bayi mendapat ASI maka makin kecil kemungkinan si bayi mengalami kegemukan di kemudian hari
  • Adiponekton. ASI juga mengandung adiponektin yang berfungsi mencegah terjadinya penebalan pembuluh darah (aterosklerosis) dan radang. Diperkirakan kedua hormon ini akan dapat mengurangi risiko anak dari penyakit kardiovaskular di kemudian hari. Seperti diketahui, obesitas pada usia dini dapat merupakan faktor risiko kelainan kardiovaskular (hipertensi, penyakit jantung koroner) pada usia dewasa.
BACA:   Manfaat ASI Dalam Pertumbuhan Anak

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.