October 2, 2022

www.klinikgizi.com

The Science of Nutrition

Buah Sukun , Kandungan Gizi dan Manfaatnya

7 min read

Buah Sukun , Kandungan Gizi dan Manfaatnya

Sukun, keluih, kulur, ketimbul atau timbul (Artocarpus altilis) adalah nama sejenis pohon yang berbuah. Buah sukun tidak berbiji dan memiliki bagian yang empuk, yang mirip roti setelah dimasak atau digoreng. Karena itu, orang-orang Eropa mengenalnya sebagai “buah roti” (Ingg.: breadfruit; Bld.: broodvrucht, dll.). Sudah Terbukti Khasiat Sukun Bagi Kesehatan yang perlu anda ketahui. Apalagi Sukun mengandung khasiat yang bermanfaat untuk mencegah dan melawan berbagai penyakit. Kemudian, cek manfaat Sukun untuk kesehatan. Ingin tahu apa saja manfaat Sukun? Ketahui Khasiat Sukun : Khasiat Utama, Nutrisi, Vitamin dan Asalnya.

Sukun merupakan salah satu buah tropis dari keluarga atau nangka dan murbei. Nama sukun sendiri diambil dari teksturnya yang mirip dengan roti panggang saat dimasak. Selain tekstur dan rasa yang enak, buah ini juga memiliki nilai gizi yang bermanfaat bagi kesehatan manusia. Setiap buah mengandung vitamin dan mineral serta protein dalam jumlah yang cukup.

Sukun sesungguhnya adalah kultivar yang terseleksi sehingga tak berbiji. Kata “sukun” dalam bahasa Jawa berarti “tanpa biji” dan dipakai untuk kultivar tanpa biji pada jenis buah lainnya, seperti jambu klutuk dan durian. “Moyangnya” yang berbiji (dan karenanya dianggap setengah liar) dikenal sebagai gomasi (Makassar), amakir, umare (Ambon), sukunutan (Banda), timbul, kulur (bahasa Sunda), atau kluwih (bahasa Jawa), kulu (bahasa Aceh), kalawi (bahasa Minang), bakara’ (bahasa Makassar). Di daerah Pasifik, kulur dan sukun menjadi sumber karbohidrat penting. Di sana dikenal dengan berbagai nama, seperti kuru, ulu, atau uru. Nama ilmiahnya adalah Artocarpus altilis.

Pohon sukun (atau pohon timbul) umumnya adalah pohon tinggi, dapat mencapai 30 m, meski umumnya di pedesaan hanya belasan meter tingginya. Hasil perbanyakan dengan klon umumnya pendek dan bercabang rendah. Batang besar dan lurus, hingga 8 m, sering dengan akar papan (banir) yang rendah dan memanjang. Bertajuk renggang, bercabang mendatar dan berdaun besar-besar yang tersusun berselang-seling; lembar daun 20-40 × 20–60 cm, berbagi menyirip dalam, liat agak keras seperti kulit, hijau tua mengkilap di sisi atas, serta kusam, kasar dan berbulu halus di bagian bawah. Kuncup tertutup oleh daun penumpu besar yang berbentuk kerucut. Semua bagian pohon mengeluarkan getah putih (lateks) apabila dilukai.

Perbungaan dalam ketiak daun, dekat ujung ranting. Bunga jantan dalam bulir berbentuk gada panjang yang menggantung, 15–25 cm, hijau muda dan menguning bila masak, serbuk sari kuning dan mudah diterbangkan angin. Bunga majemuk betina berbentuk bulat atau agak silindris, 5-7 × 8–10 cm, hijau. Buah majemuk merupakan perkembangan dari bunga betina majemuk, dengan diameter 10–30 cm. Forma berbiji (timbul) dengan duri-duri lunak dan pendek, hijau tua. Forma tak berbiji (sukun) biasanya memiliki kulit buah hijau kekuningan, dengan duri-duri yang tereduksi menjadi pola mata faset segi-4 atau segi-6 di kulitnya. Biji timbul berbentuk bulat atau agak gepeng sampai agak persegi, kecoklatan, sekitar 2,5 cm, diselubungi oleh tenda bunga. Sukun tidak menghasilkan biji, dan tenda bunganya di bagian atas menyatu, membesar menjadi ‘daging buah’ sukun.

BACA:   Susu Mentah: Apakah Manfaatnya Lebih Besar Dari Bahayanya?

Kandungan Gizi

  • Seperti halnya buah-buahan tropis lainnya, sukun juga menyimpan lebih banyak kalori. 100 g buah segar menyediakan 102 kalori. Karbohidrat membuat sebagian besar energi ini. Saat buah matang, sebagian besar pati ini diubah menjadi sukrosa dan gula sederhana seperti fruktosa dan glukosa. Oleh karena itu, buah yang matang lebih manis dan memiliki aroma custard yang menyenangkan.
  • Daging buahnya memiliki lebih banyak serat daripada nangka yang membuatnya menjadi pencahar massal yang baik. Serat makanan membantu mengurangi kolesterol darah dengan mencegah penyerapannya di usus, mengurangi obesitas, tekanan darah dan membantu melindungi mukosa usus besar dengan menangkal bahan kimia penyebab kanker dari usus besar.
  • Ini memiliki sejumlah kecil antioksidan flavonoid dalam bentuk xanthin dan lutein. Varietas kuning-oranye memiliki lebih banyak senyawa ini.
  • Sukun mengandung lebih banyak vitamin C daripada nangka dan pisang; menyediakan sekitar 29 mg atau 48% dari RDA. Vitamin-C (asam askorbat) adalah antioksidan kuat yang larut dalam air. Konsumsi buah-buahan yang kaya vitamin C membantu tubuh manusia mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi dan mengais radikal bebas berbahaya.
  • Buah ini memiliki vitamin dan mineral esensial tingkat sedang. Seperti makanan tropis lainnya, ia kaya akan banyak kelompok vitamin B kompleks yang vital. Buahnya merupakan sumber vitamin yang moderat, terutama thiamin, pyridoxine, dan niacin.
  • Buah segar adalah sumber potasium yang sangat baik. Kalium adalah komponen penting dari sel dan cairan tubuh yang membantu mengatur detak jantung dan tekanan darah. Daging buahnya mengandung tembaga, besi, magnesium, dan fosfor.
  • Biji sukun mengandung protein tingkat sedang; 100 g biji menyediakan 7,4 g atau 13% dari nilai harian yang direkomendasikan. Namun, mereka adalah sumber mineral yang sangat baik seperti potasium, zat besi, kalsium, seng, selenium, mangan, dll.

Hasil dan kegunaan

  • Buah sukun (tak berbiji) merupakan bahan pangan penting sumber karbohidrat di pelbagai kepulauan di daerah tropik, terutama di Pasifik dan Asia Tenggara. Sukun dapat dimasak utuh atau dipotong-potong terlebih dulu: direbus, digoreng, disangrai atau dibakar. Buah yang telah dimasak dapat diiris-iris dan dikeringkan di bawah matahari atau dalam tungku, sehingga awet dan dapat disimpan lama.
  • Di pulau-pulau Pasifik, kelebihan panen buah sukun akan dipendam dalam lubang tanah dan dibiarkan berfermentasi beberapa minggu lamanya, sehingga berubah menjadi pasta mirip keju yang awet, bergizi dan dapat dibuat menjadi semacam kue panggang. Sukun dapat pula dijadikan keripik dengan cara diiris tipis dan digoreng.
  • Sukun dapat menghasilkan buah hingga 200 buah per pohon per tahun. Masing-masing buah beratnya antara 400-1200 gr, tetapi ada pula varietas yang buahnya mencapai 5 kg. Nilai energinya antara 470-670 kJ per 100 gram. Tidak mengherankan bila sukun menarik minat para penjelajah Barat, yang kemudian mengimpor tanaman ini dari Tahiti ke Amerika tropis (Karibia) pada sekitar akhir 1780an untuk menghasilkan makanan murah bagi para budak di sana.
  • Daging buah yang telah dikeringkan dapat dijadikan tepung dengan kandungan pati sampai 75%, 31% gula, 5% protein, dan sekitar 2% lemak.
    Daunnya dapat dijadikan pakan ternak. Kulit batangnya menghasilkan serat yang bagus yang pada masa lalu pernah digunakan sebagai bahan pakaian lokal.
  • Getahnya digunakan untuk menjerat burung, menambal (memakal) perahu, dan sebagai bahan dasar permen karet.
  • Kayu sukun atau timbul berpola bagus, ringan dan cukup kuat, sehingga kerap digunakan sebagai bahan alat rumah tangga, konstruksi ringan, dan membuat perahu.
  • Timbul, kulur, atau kluwih (yang berbiji) lebih banyak dipetik tatkala muda, untuk dijadikan sayur lodeh, sayur asam, atau ditumis dengan cabai. Biji timbul yang tua juga kerap direbus, digoreng, atau disangrai untuk dijadikan camilan.
BACA:   Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan Pare

Manfaat Kesehatan

Di negara tropis, sukun disajikan sebagai makanan ringan untuk menemani secangkir teh atau kopi dalam bentuk gorengan atau keripik sukun. Namun ada juga yang mengkonsumsi sukun sebagai pengganti kentang dengan cara direbus, dikukus atau dipanggang. Nah, setiap negara memiliki favorit mereka sendiri.

  • Serat makanan membantu mengurangi kolesterol dengan mencegah penyerapannya di usus. Ini menurunkan kolesterol jahat (LDL), sementara meningkatkan kolesterol baik (HDL) dalam tubuh. Ini menurunkan kadar trigliserida, yang merupakan salah satu penyebab utama serangan jantung.
  • Mencegah Peradangan Kulit Berlebihan: Ekstrak sukun segar dapat membantu mengurangi peradangan yang tidak diinginkan. Ini menghambat aktivitas enzim pro-inflamasi dan mencegah produksi oksida nitrat yang berlebihan, sehingga mencegah peradangan yang berlebihan.
  • Produksi Kolagen: Minum jus sukun membantu meratakan warna kulit dan mengencangkan kulit dengan meremajakan penampilannya. Tingginya jumlah Vitamin C dalam sukun membantu dalam produksi kolagen, protein yang memberikan elastisitas pada kulit.
  • Mendorong Pertumbuhan Sel Baru: Antioksidan dalam sukun memberikan perlindungan yang efektif terhadap sinar matahari dan kerusakan akibat sinar matahari. Hal ini juga mendorong pertumbuhan sel-sel baru untuk membuat kulit yang rusak tampak halus dan muda.
  • Menyembuhkan Infeksi Kulit : Abu daun sukun bermanfaat untuk menyembuhkan infeksi kulit.
  • Mengobati Penyakit Kulit : Getah pohon sukun dioleskan pada permukaan kulit yang terkena penyakit kulit seperti eksim, psoriasis dan peradangan.
  • Ketahanan Terhadap Infeksi: Sukun mengandung antioksidan dalam jumlah yang baik, yang membantu tubuh mengembangkan resistensi terhadap agen infeksi. Ini juga mengais radikal bebas berbahaya dari tubuh yang menyebabkan penuaan dan penyakit terkait usia lainnya.
  • Manfaat Sukun untuk Asam lemak Omega 3 dan 6: Sukun mengandung asam lemak omega 3 dan omega 6 dalam jumlah yang relatif tinggi, yang penting untuk perkembangan pikiran dan tubuh yang tepat.
  • Kesehatan Gigi : Mengkonsumsi bunga sukun bakar dapat membantu meredakan sakit gigi. Mengoleskan daun sukun yang dihancurkan pada lidah juga dapat menyembuhkan sariawan.
  • Menjaga Jantung Anda Kuat:
    • Sebagian karena kandungan antioksidannya, selain faktor lain, sukun juga bagus untuk jantung Anda. Telah ditemukan mengandung fitokimia yang melindungi jantung terhadap aterosklerosis, penyakit jantung yang ditandai dengan pembentukan kantong sel darah putih secara perlahan di dinding arteri yang menyebabkannya menebal.
    • Akhirnya, aterosklerosis dapat menyebabkan iskemia miokard, penyumbatan suplai darah ke jantung yang dapat menyebabkan serangan jantung. Pada tahun 2006, sukun disebut sebagai prospek yang baik untuk digunakan dalam perlindungan obat terhadap penyakit yang sangat umum ini.
    • Manfaat Sukun untuk Kesehatan Kardiovaskular: Sukun merupakan sumber potasium yang sangat baik. Nutrisi ramah jantung ini mengurangi tekanan darah dalam tubuh dan mengatur detak jantung dengan meminimalkan efek natrium. Ini melakukan muatan listrik yang mendorong kontraksi otot dalam sistem kerangka termasuk jantung.
BACA:   Kandungan Gizi Berbagai Macam Mangga

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.