KONSULTASI GIZI: Bagaimana perbedaan makanan bayi olahan dan makanan bayi olahan di rumah?

KONSULTASI GIZI: Bagaimana perbedaan makanan bayi olahan dan makanan bayi olahan di rumah?

Saya punya anak pertama kali hendak memberikan MPASI, Saya bingung, antara menggunakan makanan lahan atau makanan buatan rumah sendii.  Apakah kebutuhan gizi bayi sama dengan kebutuhan orang dewasa? Apakah makanan bayi olahan sama bergizinya dengan makanan bayi yang disiapkan di rumah? Apakah makanan bayi yang disiapkan di rumah aman? Mengapa air ditambahkan ke makanan bayi? Apakah pengisi pati digunakan dalam makanan bayi? Mengapa tekstur penting?

Dr Widodo Judarwanto, pediatrician, Sandiaz Yudhasmara menjawab

  • Pemberian MPASI yang utama adalah memahai apakah tujuan pemenuhan gizi pada bayi. Diantaranya adalah untuk meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan yang optimal dengan menyediakan berbagai makanan bergizi. Bayi perlu secara bertahap terpapar berbagai rasa dan tekstur yang disesuaikan dengan tingkat perkembangan mereka.
  • Kebutuhan gizi bayi tidak sama dengan kebutuhan orang dewasa. Bayi memiliki kebutuhan nutrisi dan perkembangannya sendiri yang unik. Pedoman diet orang dewasa untuk lemak, protein, serat, gula dan nutrisi lainnya tidak boleh diterapkan pada bayi dan anak kecil.
  • Ya, makanan bayi olahan sama bergizinya dengan makanan bayi yang disiapkan di rumah.  Sebagai bagian dari makanan bayi, makanan bayi olahan memberikan keseimbangan dan variasi dengan kandungan nutrisi yang terkontrol dengan hati-hati dan konsisten.
  • Ya, makanan bayi yang disiapkan di rumah aman,  asalkan disiapkan dengan benar dari makanan yang dipilih dengan cermat. Area kerja bersih yang baik sangat penting untuk mencegah kontaminasi yang tidak disengaja. Makanan bayi yang disiapkan di rumah harus dikukus, lalu dihaluskan dengan garpu atau pengolah makanan. Orang tua perlu berhati-hati dalam memberi makan makanan yang tidak dapat dihaluskan oleh gusi karena dapat menimbulkan bahaya tersedak.
  • Air membantu membuat makanan menjadi konsistensi yang sesuai untuk tahap perkembangan bayi yang akan memakannya. Awalnya makanan bayi harus cukup cair untuk dihisap dari sendok. Bayi membutuhkan air untuk pertumbuhan dan harus mendapat asupan cairan yang baik setiap hari, terutama dalam cuaca panas dan lembab.
  • Pati adalah karbohidrat yang mudah dicerna, yang mungkin ada dalam makanan bayi dalam bentuk tepung (jagung, gandum, beras), tapioka atau nasi. Baik ditambahkan atau sebagai komponen makanan, pati menyediakan sumber kalori yang penting untuk pertumbuhan bayi. Pati makanan juga membantu memoderasi rasa dan mengontrol tekstur. Food and Drug Administration telah menetapkan bahwa tepung makanan aman dan cocok untuk digunakan dalam makanan bayi, dan mengharuskan mereka untuk dicantumkan pada label makanan.
  • Tekstur memainkan peran penting dalam memberikan tantangan perkembangan yang sesuai untuk bayi. Makanan yang lebih kental memperkenalkan keterampilan mengunyah dengan membantu bayi belajar dan menguasai gerakan mengunyah dari atas ke bawah dan dari sisi ke sisi serta manipulasi lidah untuk memandu makanan.
BACA:   Bisakah penderita diabetes makan buah?

Leave a Reply

Your email address will not be published.