Jamur Bukan Termasuk Sayur atau Buah

image

Ternyata Jamur termasuk golongan fungi tetapi bukan termasuk golongan sayur atau buah. Jamur tidak memiliki daun, akar, ataupun biji. Bahkan tidak butuh cahaya untuk tumbuh. Karenanya jamur bukan sayuran sesungguhnya.

Meskipun begitu, Departemen Pertanian Amerika Serikat mengelompokkan jamur ke dalam sayuran. Hal ini karena nutrisi jamur menyerupai nutrisi yang ditemukan pada sayuran lain. Sebuah penelitian di Amerika Serikat mengungkapkan jamur punya zat gizi mirip daging dan biji-bijian.

Jamur

Jamur atau cendawan adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil sehingga bersifatheterotrof. Jamur ada yang uniseluler danmultiseluler. Tubuhnya terdiri dari benang-benang yang disebut hifa. Hifa dapat membentuk anyaman bercabang-cabang yang disebut miselium. Reproduksi jamur, ada yang dengan cara vegetatif ada juga dengan cara generatif. Jamur menyerap zat organik dari lingkungan melalui hifa danmiseliumnya untuk memperoleh makanannya. Setelah itu, menyimpannya dalam bentuk glikogen. Jamur merupakan konsumen, maka dari itu jamur bergantung pada substratyang menyediakan karbohidrat, protein,vitamin, dan senyawa kimia lainnya. Semua zat itu diperoleh dari lingkungannya. Sebagai makhluk heterotrof, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, atausaprofit. Cara hidup jamur lainnya adalah melakukansimbiosis mutualisme. Jamur yang hidup bersimbiosis, selain menyerap makanan dari organisme lain juga menghasilkan zat tertentu yang bermanfaat bagi simbionnya. Simbiosis mutualisme jamur dengan tanaman dapat dilihat pada mikoriza, yaitu jamur yang hidup di akar tanaman kacang-kacangan atau pada liken. Jamur berhabitat pada bermacam-macam lingkungan dan berasosiasi dengan banyak organisme. Meskipun kebanyakan hidup di darat, beberapa jamur ada yang hidup di air dan berasosiasi dengan organisme air. Jamur yang hidup di air biasanya bersifat parasit atau saprofit, dan kebanyakan dari kelas Oomycetes. Jamur dibedakan menjadi 4 divisio, yaitu Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota, dan Deuteromycota.

Jamur juga menjadi sumber potasium, serat, vitamin, D, dan kalsium yang sangat baik bagi tubuh. Seperti dikutip dalam Ourohio (30/09), ada 7 jenis jamur yang nutrisinya telah diteliti Departemen Pertanian Amerika Serikat yaitucrimini, enoki, maitake, tiram, portabella, shiitake, dan jamur kancing putih.

Tiap jenis jamur punya keunggulan masing-masing, namun jamur paling dikenal dengan manfaat penurunan berat badannya. PenelitianJohns Hopkins Bloomberg School of Public Health membuktikan partisipan yang mengganti konsumsi daging merah dengan jamur kancing putih berat badannya turun sekitar 1,5 kg.

Disamping menurunkan berat badan, konsumsi jamur juga dapat mencegah penyakit jantung dan diabetes. Agar manfaat kesehatannya maksimal, Anda dapat memasukkan jamur dalam menu harian. Untuk mengolahnya pun tak sulit mengingat jamur mudah dipadupadankan dengan bahan makanan lain.

Sumber: Best Food Facts

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s