Kacang Tanah, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatannya

image

Kacang tanah (Arachis hypogaea L.) adalah tanaman polong-polongan atau legumanggota suku Fabaceae yang dibudidayakan, serta menjadi kacang-kacangan kedua terpenting setelah kedelai di Indonesia. Tanaman yang berasal dari benua Amerika ini tumbuh secara perdu setinggi 30 hingga 50 cm (1 hingga 1½ kaki) dengan daun-daun kecil tersusun majemuk. Tanaman ini adalah satu di antara dua jenis tanaman budidaya selain kacang bogor,Voandziea subterranea yang buahnya mengalami pemasakan di bawah permukaan tanah. Jika buah yang masih muda terkenacahaya, proses pematangan biji terganggu.

Di Indonesia, ia dikenal pula sebagai kacang una, suuk (Sd.), kacang jebrol, kacang bandung, kacang tuban, kacang kole, sertakacang banggala. Dalam perdagangan internasional dikenal sebagai bahasa Inggris:peanut, groundnut.

Manfaat Kacangtanah Yang luar biasa

Seperti dilansir CNN, studi terbesar saat ini melihat adanya hubungan antara kacang dan harapan hidup seseorang. Kacang kaya akan lemak tak jenuh, protein, vitamin, mineral, serat, serta antioksidan yang dianggap terkait dengan penurunan risiko penyakit jantung. Kacang juga bisa menjaga tekanan darah dan berat badan. Para peneliti dari Brigham and Women’s Hospital dan Harvard Medical Schoolmenemukan hubungan konsumsi kacang dan usia harapan hidup. Temuan yang dipublikasikan dalam jurnal New England Journal of Medicine ini diperoleh dari 118.962 peserta yang berpartisipasi dalam studi selama 30 tahun, dimulai dari tahun 1980-an. Di antaranya 76.464 wanita yang berpartisipasi dalam Nurse Health Study dan 42.498 laki-laki yang terlibat dalam Health Professionals Follow-up Study. Mereka menjawab pertanyaan tentang konsumsi kacang yang mereka makan, termasuk berapa banyak kacang almond, mete,hazelnut, macadamia, pecan, pinus, pistachio, dan walnut yang biasanya mereka makan. Para peneliti mengelompokkan peserta ke dalam enam kategori, yakni dari peserta yang tidak pernah makan kacang sampai peserta yang makan kacang tujuh kali atau lebih dalam seminggu. Hasilnya, mereka yang dilaporkan secara teratur mengonsumsi kacang akan lebih sedikit kemungkinan meninggal akibat berbagai penyakit, yang paling signifikan penyakit kanker, jantung, dan pernapasan. Semakin sering orang makan kacang, semakin rendah orang itu mengalami risiko kematian dini. Secara keseluruhan, orang yang makan kacang setiap hari cenderung mengalami tingkat kematian 20% lebih rendah dibandingkan orang yang tidak makan kacang. Mereka yang rajin makan kacang cenderung mempunyai badan yang ramping, lebih aktif secara fisik, dan tidak merokok. Penelitian ini sebagian didanai oleh International Tree Nut Council Nutrition Research & Education Foundation. Sebuah organisasi nirlaba yang mewakili sembilan industri pohon kacang. Maurenn Ternus, direktur eksekutifnya mengatakan organisasi ini tidak memainkan peran dalam penelitian, juga hasilnya.

Kacang-kacangan merupakan bagian dari diet yang seimbang. Hal ini dijelaskan dalam Dietary Guidelines for Americans. Kelompok pemerintahan ini menyarankan orang dewasa wajib mengonsumsi sekitar 180 gram protein per hari, termasuk konsumsi kacang-kacangan. Sebaiknya juga konsumsi kacang yang rasanya tawar agar kalori tidak bertambah besar.

image

Kandungan Gizi

Kacang tanah kaya dengan lemak, mengandungi protein yang tinggi, zat besi, vitamin E dan kalsium, vitamin B kompleks dan Fosforus, vitamin A dan K, lesitin, kolin dan kalsium. Kandungan protein dalam kacang tanah adalah jauh lebih tinggi daridaging, telur dan kacang soya. Mempunyairasa yang manis dan banyak digunakan untuk membuat beraneka jenis kue.

Kacang tanah juga dikatakan mengandung bahan yang dapat membina ketahanan tubuh dalam mencegah beberapa penyakit. Mengkonsumsi satu ons kacang tanah lima kali seminggu dilaporkan dapat mencegah penyakit jantung. Kacang tanah bekerja meningkatkan kemampuan pompa jantung dan menurunkan resoki penyakit jantung koroner. Memakan segenggam kacang tanah setiap hari terutama pesakit kencing manis dapat membantu kekurangan zat.

Kacang tanah mengandung Omega 3 yang merupakan lemak tak jenuh ganda dan Omega 9 yang merupakan lemak tak jenuh tunggal. Dalam 1 ons kacang tanah terdapat 18 gram Omega 3 dan 17 gram Omega 9. Kacang tanah mengandung fitosterol yang justru dapat menurunkan kadar kolesterol dan level trigliserida, dengan cara menahan penyerapan kolesterol dari makanan yang disirkulasikan dalam darah dan mengurangi penyerapan kembali kolesterol dari hati, serta tetap menjaga HDL kolesterol. Kacang tanah juga mengandung arginin yang dapat merangsang tubuh untuk memproduksinitrogen monoksida yang berfungsi untuk melawan bakteri tuberkulosis.

Kajian-kajian menunjukkan kacang tanah dapat sebagai penurun tekanan darah tinggi dan juga kandungan kolestrol dalam darah, berkesan untuk melegakan penyakit hemofilia atau kecenderungan mudah berdarah, penyakit keputihan dan insomnia. Namun Kacang tanah sangat dicegah pada mereka yang menghadapi penyakit jenis kanker payudara dan yang mempunyai masalahjerawat atau acne juga dinasihatkan berhenti mengonsumsi kacang tanah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s