Ubi Jalar, Kandungan Gizi dan Kehebatan Manfaat Kesehatannya

wpid-wp-1444290529743.jpgUbi jalar atau ketela rambat (Ipomoea batatas L.) adalah sejenis tanaman budidaya. Bagian yang dimanfaatkan adalah akarnya yang membentuk umbi dengan kadar gizi (karbohidrat) yang tinggi. Di Afrika, umbi ubi jalar menjadi salah satu sumber makanan pokok yang penting. Di Asia, selain dimanfaatkan umbinya, daun muda ubi jalar juga dibuat sayuran. Terdapat pula ubi jalar yang dijadikan tanaman hias karena keindahan daunnya.

Ubi jalar berasal dari Amerika Selatan tropis dan, yang masih diperdebatkan, Papua. Kalangan yang tidak menyetujui asal muasal ubi jalar dari Papua berpendapat bahwa orang Indian telah berlayar menuju ke barat melalui Samudra Pasifik dan membantu menyebarkan ubi jalar ke Asia. Proposal ini banyak ditentang karena bertentangan dengan fakta-fakta klimatologi dan antropologi.

Ubi jalar dapat dibudidayakan melalui stolon/batang rambatnya. cara menanamnya cukup mudah, dengan mencangkul lahan yang mau ditanami sehingga stolon/batang rambat ubi jalar mudah dimasukkan dalam tanah. pemeliharaannya cukup mudah. ubi jalar akan tumbuh baik bila lahan terkena matahari langsung, pemeliharaan dari gulma untuk menghindari persaingan unsur hara disekitar tanaman. pemberian pupuk UREA atau Organik akan menambah hasil panen yang lebih bagus. Panen ubi jalar yaitu dengan mencangkuli sekitar tanaman,ini untuk mempermudah ubi rusak karena terkena cangkul atau alat pertanian.
Sejarah

Ubi jalar atau ketela rambat atau “sweet potato” diduga berasal dari Benua Amerika. Para ahli botani dan pertanian memperkirakan daerah asal tanaman ubi jalar adalah Selandia Baru, Polinesia, dan Amerika bagian tengah. Nikolai Ivanovich Vavilov, seorang ahli botani Soviet, memastikan daerah sentrum primer asal tanaman ubi jalar adalah Amerika Tengah. Ubi jalar mulai menyebar ke seluruh dunia, terutama negara-negara beriklim tropika pada abad ke-16. Orang-orang Spanyol menyebarkan ubi jalar ke kawasan Asia, terutama Filipina, Jepang, dan Indonesia.

Ubi jalar merah. Berdasarkan riset yang dilakukan Institut Pertanian Bogor, ubi jalar merah yang berasal dari Papua mengandung senyawa beta karotena yang mampu menurunkan infeksi HIV/AIDS. Sehingga diusulkan menjadi diet utama penderita HIV/AIDS bersama bahan lain. Dibandingkan dengan bahan makanan pokok lain, ubi jalar biasa memiliki kandungan senyawa pembentuk vitamin A tertinggi, yaitu mencapai 14187 IU per 100 gram porsi, atau mencapai 89% kebutuhan harian. Beta karotena termasuk salah satu senyawa pembentuk vitamin A.

Manfaat kesehatan

  • Baik bagi pencernaan  Kandungan serat pada ubi jalar juga terbilang tinggi. Lebih tinggi dibandingkan dengan jenis kentang. Meski kandungan seratnya cukup tinggi, ubi jalar tergolong sumber makanan yang mudah dicerna. “Sehingga baik bagi lambung dan usus halus. Selain itu, vitamin B kompleks, C, betakaroten, kalium, dan kalsium pada ubi jalar sangat efektif dalam membantu meredakan radang lambung. “Serat yang dikandung ubi jalar juga mampu mencegah terjadinya konstipasi dan penimbunan asam,” tambah Emilia. Dengan begitu akan membantu menurunkan kemungkinan terjadinya radang lambung. Antiperadangan dan kandungan yang menenangkan dari ubi jalar juga bisa mengurangi rasa sakit dan peradangan lambung.
  • Redakan sakit artritis Komposisi betakaroten, magnesium, seng, dan vitamin B kompleks membuat ubi jalar dapat dijadikan pilihan dalam mengatasi artritis. Caranya, kompres bagian yang mengalami sakit akibat artritis dengan air rebusan ubi jalar.
  • Membantu kekebalan tubuh Selain kaya akan betakaroten, ubi jalar juga mengandung nutrisi lain seperti vitamin C, B kompleks, besi, dan juga fosfor.
  • Mengatasi peradangan  Walaupun tidak termasuk dalam keluarga kentang-kentangan biasa, ubi jalar memiliki efek antiperadangan. Didukung betakaroten, vitamin C, dan magnesium, ubi jalar sangat efektif dalam menyembuhkan peradangan internal maupun eksternal. Kandungan vitamin C, besi, serta nutrisi lainnya dalam ubi jalar efektis membantu mengatasi bronkitis. Tidak hanya itu saja, ubi jalar yang dipercaya dapat membantu menghangatkan tubuh juga memiliki kemampuan dalam membantu mengatasi bronkitis. Aroma khas yang terdapat pada ubi jalar efektif dalam mengatasi hidung mampet serta membantu meredakan asma.
  • Bantu atasi kanker Adanya betakaroten, yang merupakan antioksidan dan membuat warna pada ubi jalar, serta vitamin C, menjadi komponen penting dalam membantu mengatasi kanker. Terutama untuk kanker kolon, usus halus, prostat, ginjal, dan sejumlah kanker lainnya.
  • Menjaga keseimbangan air Serat yang terdapat dalam ubi jalar akan membantu menahan air. Hal ini akan mempertahankan keseimbangan cairan dalam tubuh.
  • Sumber karbohidrat diabetesi Diabetesi biasanya memiliki aturan yang ketat dalam mengelola makannya. Memilih makan yang baik dan sedapat mungkin mengurangi makanan yang manis. Sejumlah sumber karbohidrat juga harus dicermati. ubi jalar, sejauh ini masih dapat dikonsumsi oleh diabetesi karena efektif dalam meregulasi kadar gula darah dengan membantu sekresi dan fungsi insulin. Ubi jalar bisa dijadikan pilihan penggantu nasi atau sumber karbohidrat lain. Hanya saja, tidak berarti diabetesi bisa menyantap ubi jalar sesuka hati tanpa aturan. Asupannya tetap harus seimbang.
  • Menambah berat badan  Hal ini sangat mudah dipahami dengan melihat kandungan zat gizi di dalamnya. Karbohidrat yang terkandung pada ubi jalar dapat dijadikan sebagai sumber energi.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s