Diet Rendah Karbohidrat. Dampak dan Manfaatnya

Diet Rendah Karbohidrat, Dampak dan Manfaatnya

  • Ada 4 unsur nutrisi yang harus dipenuhi di dalam tubuh. Ialah karbohidrat, protein, lemak dan mineral. Diet karbo ini hanya akan mengurangi porsi karbohidrat agar tidak berlebihan. 0
  • Mengkonsumsi 150 gram beras lebih dari 5 kali seminggu itu dapat meningkatkan resiko terkena diabetes sebesar 17%. Pasalnya, kandungan gula pada nasi putih itu tinggi. 
  • Kadar gula yang tinggi justru akan menstimulus tubuh untuk ketagihan mengkonsumsi gula. 
  • Kadar gula yang tinggi juga tak bisa dilepaskan begitu saja dari resiko kegemukan atau obesitas. Maka dari itu para ahli kesehatan menyarankan untuk melakukan diet karbo untuk mengatur dan mengurangi konsumsi karbohidrat yang mengandung banyak kadar gula.
  • Diet rendah karbohidrat merupakan salah satu jenis diet yang paling populer digunakan untuk menurunkan berat badan. Tapi kini, sebuah penelitian menemukan bahwa diet rendah karbohidrat tidak hanya bermanfaat untuk mengatur berat badan, namun juga meningkatkan metabolisme tubuh terutama untuk perempuan untuk dapat perbaikan resistenai insulin dan meningkatkan pembekaran lemak.
  • Dalam kondisi normal, tubuh membakar karbohidrat untuk dijadikan bahan bakar atau energi. Ketika asupan karbohidrat dikurangi secara drastis dengan melakukan diet karbohidrat, tubuh akan mulai memasuki proses kitosis yaitu membakar lemak untuk mendapatkan bahan bakar.  Ketika lemak dibakar dan menjadi sumber energi utama, berat badan pun kemungkinan akan berkurang. Diet rendah karbohidrat pun diduga dapat membantu mencegah atau memperbaiki kondisi kesehatan yang serius, seperti sindrom metabolik, diabetes, tekanan darah tinggi (hipertensi), dan penyakit kardiovaskular. 
  • Diet karbohidrat juga bisa meningkatkan kolesterol baik HDL. Namun tidak ada cukup bukti yang mengatakan jika diet rendah karbohidrat bermanfaat bagi kesehatan jantung. Diet karbo juga bermanfaat bagi penderita penyakit kanker prostat, karena kolesterol dan gula dapat memperberat perjalanan penyakit tersebut
  • Rendah karbohidrat meningkatkan metabolisme tubuh 
  • Sebuah studi kecil dari University of Michigan’s School of Kinesiology menemukan bahwa makan makanan rendah karbohidrat dapat meningkatkan kinerja metabolisme tubuh perempuan dalam cara yang tidak terjadi ketika mengonsumsi makanan berkarbohidrat tinggi.
  • Penelitian ini melaporkan, ketika seseorang makan tiga porsi makanan rendah karbohidrat (hanya 30 persen dalam 24 jam), kadar gula darah dan resistensi insulin tubuhnya berkurang hingga 30 persen. Sebaliknya, ketika makan tiga porsi makanan yang mengandung 60 persen karbohidrat dalam waktu 24 jam, tidak ditemukan adanya pengurangan sama sekali baik pada tingkat gula darah maupun resistensi insulin. Penelitian ini melibatkan 32 wanita pascamenopause sehat, usia 50 sampai 65 tahun, dan tidak memiliki tanda-tanda diabetes atau pradiabetes. 
  • Insulin adalah hormon utama yang membantu tubuh memecah dan mengolah karbohidrat menjadi energi untuk tubuh dan otak. Salah satu fungsi insulin adalah untuk memerintahkan sel lemak untuk memproduksi lemak dan menyimpannya, dan juga untuk mempertahankan lemak yang sudah mereka bawa sebelumnya.
  • Ketika asupan karbohidrat rendah, maka produksi insulin pun juga menurun. Akibatnya, simpanan lemak tidak lagi terkunci dalam sel lemak dan menjadi mudah diakses oleh tubuh untuk digunakan sebagai energi. Singkatnya, insulin yang tinggi dalam tubuh berkontribusi dalam penyimpanan lemak, sementara rendahnya kadar insulin jadi memfasilitasi pembakaran lemak. Inilah yang menjadi alasan utama dari efektivitas diet rendah karbohidrat.
  • Tapi penelitian ini juga menemukan bahwa waktu olahraga mungkin memainkan peran dalam bagaimana diet rendah karbohidrat bisa menguntungkan untuk metabolisme tubuh.
  • Olahraga setelah makan makanan rendah karbohidrat membakar lebih banyak lemak. Selama berolahraga, Anda membutuhkan energi, yang akan memicu produksi insulin untuk mendorong pelepasan gula darah dari hati. 
  • Jika makan sebelum berolahraga, makanan yang baru dicerna akan segera diolah menjadi gula darah oleh tubuh, dan dibuang dalam bentuk energi — bukannya mengerahkan energi dari cadangan lemak yang telah tersimpan sebelumnya.
  • Asupan karbohidrat rendah dari diet rendah karbo membuat tubuh tidak memiliki cukup persediaan gula darah untuk diolah menjadi energi. Minimnya persediaan gula darah dalam tubuh ini tidak memenuhi kapasitas energi yang dibutuhkan oleh otot, sehingga menyebabkan tubuh jadi memindahkan fokus produksi energi dari cadangan penyimpanan lemak yang sudah ada.
  • Diet rendah karbohidrat, orang-orang cenderung mengganti asupan energi dari kalori gula darah dengan makanan yang berprotein tinggi, seperti daging, ikan, atau ayam/telur.
  • Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa protein dapat mengurangi nafsu makan, meningkatkan metabolisme, dan membantu meningkatkan massa otot, yang juga aktif secara metabolik untuk membakar kalori tubuh.
  • Salah satu manfaat yang didapat dari mengurangi karbohidrat adalah terhindar dari resiko kanker dan sakit jantung. Ketika lemak dikonsumsi terlalu banyak, maka kolesterol akan naik. Bukan tidak mungkin resiko kanker dan jantung justru menghantui.

Pola Diet Karbohidrat

  • Nasi sebagai sumber karbohidrat kita adalah nasi merah, olahan gandum (roti gandum, oatmeal, barley), kentang, singkong, umbi-umbian dan pisang.
  • Disarankan mengonsumsi sumber karbohidrat yang lebih sehat seperti biji-bijian utuh, kentang, sayuran, buah buahaan, kacang-kacangan, dan produk susu rendah lemak dengan nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh. Serat dalam makanan tersebut membantu menjaga perut tetap sehat dan membuat kenyang.
  • Jika mempertimbangkan untuk melakukan diet karbohidrat, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau ahli gizi untuk melihat apakah pola makan tersebut cocok bagi atau tidak.
  • Mengurangi porsi karbo bukan berarti menambah porsi protein dan lemak 
  • Menkonsumsi protein dan lemak yang sewajarnya saja tak perlu ditambah hanya karena kita mengurangi karbohidrat. Saat menjalankan program diet ini, memang berusaha keras untuk mengurangi karbohidrat yang mengandung banyak kadar gula. Namun, bukan berarti kita harus menambah porsi protein dan lemak. Protein nabati boleh-boleh saja karena memiliki kalori yang cukup ringan dan tidak mempercepat penggemukan jika diolah dengan benar. Tapi, lemak cukup berbahaya jika dikonsumsi berlebihan.
  • Pilih dengan baik makanan yang akan dikonsumsi selama mengikuti program diet ini agar terhindar dari resiko-resiko lain.
  • Pada dasarnya, menu yang sesuai untuk diet ini sama seperti diet lainnya. Kita disarankan untuk tetap memperbanyak buah dan sayuran. Tak dapat dipungkiri memang jika sayuran dan buah berperan penting. Bukan berarti meremehkan khasiat protein dan lemak, tapi keduanya realtif lebih aman dari efek samping. Meski demikian, kombinasi yang seimbang tentu sangat berpengaruh untuk kesuksesan diet ini.
  • Jangan lupa untuk mengatur waktu makan dengan baik. Di diet ini kamu tetap akan makan tiga kali sehari ditambah dengan snack yang bebas dipilih asalkan tidak mengandung kalori yang tinggi. Disarankan tinggi protein dan rendah lemak. Minum susu juga boleh saja dilakukan tapi tentu susu yang rendah lemak ya.Ingatlah sebisa mungkin untuk mengurangi porsi nasi putih. Atau hasilnya akan lebih maksimal jika kita menggantinya dengan karbohidrat lain seperti diatas tadi.
  • Mengurangi karbohidrat memang salah satu caranya, meski begitu olahraga juga harus dilakukan. Karena tak cukup jika hanya mengandalkan pengurangan kadar gula.
  • Olahraga tak akan pernah dipisahkan dari diet, jadi dangan sampai lupa olahraga ya saat berdiet via picjumbo.imgix.net
  • Konsumsi gula yang berkurang memang mampu menurunkan jumlah kalori yang diserap tubuh. Dengan begitu kita bisa terhindar dari resiko diabetes dan obesitas. 
  • Berdasarkan temuan ini, tim peneliti menyarankan Anda yang ingin menurunkan berat badan dengan diet rendah karbohidrat untuk menyeimbangi pola makan sehat Anda dengan olahraga, yang dilakukan setidaknya 40 menit setelah makan untuk kinerja pembakaran lemak tubuh yang paling optimal. Olahraga tetap dibutuhkan agar pembakaran lemak bisa lebih cepat. Karbohidrat adalah sumber energi utama. Itulah mengapa jika kekurangan karbohidrat, kita akan merasa lemas. Seperti yang sudah disebut diatas, diet karbo bukan berarti tidak makan karbohidrat sama sekali. Kita hanya menggantinya dengan karbohidrat yang lebih ramah dengan tubuh, yaitu karbohidrat yang sedikit mengandung kadar gula.  Dengan begitu, badan tidak akan terasa lemas saat melakukan aktivitas dan olahraga. Program olahraga yang rutin. Setelah diet rendah dengan melakukan olahraga 40 menit maka pembakaran lemak akan lebih optimal.
  • Waspadai makanan yang beresiko dapat menimbulkan alergi. 
    Iklan

    Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s