Rekomendasi dan Diet Untuk Penderita Alergi

Intervensi Diet atau Challenge Tes atau Eliminasi Provokasi adalalah diagnosis pasti untuk mengetahui seseorang mengalami alergi makanan dan hipersensitifitas makanan. Tes alergi dan pemeriksaan lainnya belum memastikan penyebab alergi atau hipersensitifitas makanan. Intervensi Diet/Challenge Tes atau Eliminasi Provokasi hanya dilakukan selama 3 minggu bukan selamanya setelah itu dilakukan provokasi makanan atau maintenance diet. Pada 3 minggu awal dilakukan eliminasi makanan tertentu yang dicurigai penyebab alergi. Setelah dilakukan disiplin dan ketat serta faktor pemicu alergi lain terkendali pada minggu ke empat dilakukan provokasi makanan atau mencoba satu persatu makanan yang dicurigai sambil diamati tanda dan gejala yang terjadi.

Meski masih banyak diperdebatkan tetapi berbagai fakta ilmiah berupa laporan kasus dan penelitian ilmiah menunjukkan berbagai gangguan tubuh dan sistem tubuh terutama gangguan fungsional tubuh yang belum dapat dipastikan penyebabnya seringkali berkaitan dengan reaksi akibat  makanan yang dikonsumsi. Diagnosis alergi atau hipersensitif makanan dibuat bukan dengan tes alergi tetapi berdasarkan diagnosis klinis, yaitu anamnesa (mengetahui riwayat penyakit penderita) dan pemeriksaan yang cermat tentang riwayat keluarga, riwayat pemberian makanan, tanda dan gejala alergi makanan sejak bayi hingga dewasa dan dengan eliminasi provokasi makanan. Intervensi diet atau Challenge test adalah untuk mencari penyebab dan memastikan bahwa berbagai gangguan penyakit yang ada berkaitan dengan alergi dan hipersensitifitas makanan sekaligus memperbaiki atau mengurangi gangguan yang ada.

MAKANAN BERESIKO TINGGI ALERGI

COKLAT, Kacang-kacangan : Kacang Tanah/Merah/Mente.
Ikan Laut kecil: Cumi, Udang, Kepiting, Kembung, Tenggiri, Teri dll.
Buah-buahan: Melon, Semangka, sirsat, blewah, markisa, Timun Mas, Mangga, Duku, Tomat, Nanas, Durian, Anggur, Nangka, Leci.
KEJU, Mentega (Butter).Royal Jelly, Bee polen
Taoco, Terasi, Saos Tiram, Saos Tomat. Yoghurt, kerupuk udang.
Makan di restoran: Chinesse Food. Japanesse Food.Vitamin dan obat dengan rasa dan aroma buah jeruk, anggur dan sebagainya

BACA:   Deteksi Dini STUNTING atau  Terhambatnya Pertumbuhan Balita

MAKANAN YANG BERESIKO SEDANG:

AYAM, Itik (bebek), TELOR Ikan Salmon, Tuna, Bandeng, Sarden
Gula merah, JAGUNG, Bubur Bayi Instan( termasuk Goodmil rasa ayam),Buah: Jeruk (lemon, baby, pacitan), Pisang, Buah Naga, Kiwi, mangga manalagi.
Kacang Hijau, Yakult, Vitacam, Burung Dara, Beras Ketan. Japanesse Food. Permen Rasa Buah.
Agar-agar berwarna. Propolis, Royal Jelly
TERMASUK BAHAN YANG TERKANDUNG DALAM MAKANAN

MAKANAN YANG RELATIF AMAN UNTUK PENDERITA ALERGI

Neocate, Pepti Junior, Pregestimil, Panenteral, Soya (isomil dll), Susu Beras, Peptamen Junior
Tepung Beras (Rose Brand, Gasol), Biscuit Baby Choice original,Modern, Tempe, Tahu, Tofu (original),Sapi, Babi (bagi non muslim atau kambing (bisa semua organnya seperti: daging, otak, sumsum, hati, kaki, buntut, jantung dll)
Buah: Apel, Alpukat, Pear, Bangkuang, Jambu biji, belimbing, strawberry.
Nestle Beras Merah(ekonomis), Agar-agar plain,Tepung Gazol (beras merah, beras coklat, kacang kedelai, ubi dll) Kecuali kacang hijau, jagung, dan pisang dihindari.
Susu:Nan-enfa-nutrilon HA, Ensure, SGM, Chilmil non platinum, Similac, Pediasure, Nutren Junior, Sustagen, Ulltra UHT, KLIM, CHILKID non Platinum, Enercal, Krupuk : Kulit, Beras, Rempeyek kedelai, Opak.
Snack: Biscuit Modern, Fantastic, Crackers Jacob vegetables, kentang goreng, makanan tradisional bahan beras, roti tawar sari roti (selai strawberry,gula,madu). Margarine (Blue Band, Palmbom dll), kentang, ubi.Keripik: (Tempe, Tahu, Kentang, Singkong, Ubi, paru, daging dendeng), Bihun, kwitau, misoa,Indomie rasa soto mi-bakso, Makaroni.
Sayur: kacang panjang, kedelai, taoge kedelai, sawi, kangkung, brokoli, labu, Kentang, Wortel, Bayam, dll. Ikan air tawar: Mujair, Lele, Belut, Mas, Patin, Gurame MADU.
Makan di Restorant: Burger, Bakso, Sate, sup buntut, rendang, Icecream walls vanilla-strawberry. Bawang, Bumbu dapur, Kecap Manis, Permen Herbal
Untuk mencari penyebab atau Diagnosis Alergi Makanan: dengan Eliminasi Provokasi klik di sini http://allergycliniconline.com/2012/02/17/tes-alergi-makanan-challenge-tes-eliminasi-provokasi-makanan-terbuka/ 

Материалы по теме:

ALERGI MAKANAN DAN GANGGUAN PERTUMBUHAN
ALERGI MAKANAN DAN GANGGUAN PERTUMBUHAN   Beberapa fakta ilmiah menunjukkan bahwa angka kejadian alergi terus meningkat tajam beberapa tahun terakhir. Tampaknya alergi merupakan kasus yang cukup ...
Tanda dan Gejala Alergi dan Hipersensitifitas Salura Cerna Pada Bayi
TAMPILAN KLINIS YANG SERING MENYERTAI GANGGUAN ALERGI DAN HIPERSENSITIFITAS PADA BAYI
BACA:   KIAT AMAN PUASA PADA ANAK
https://youtu.be/kVFxy9UaaF4 GANGGUAN SALURAN CERNA :  Sering muntah/gumoh, kembung,“cegukan”, Sering buang angin, sering “ngeden /mulet” Sering REWEL / ...
Tanda dan Gejala Alergi Makanan Pada Lansia
Seiring bertambahnya populasi di seluruh dunia, reaksi alergi pada lansia akan lebih sering ditemui di masa depan. Hingga saat ini, ada lebih banyak literatur ...
Kolik, Nyeri Perut dan Alergi Makanan
https://youtu.be/gqCiayUqZks ILUSTRASI KASUS Seorang anak mengeluh seringkali mengalami nyeri perut. Awalnya orangtua menganggap karena pura-pura. Karena keluhan tersebut hilang timbul secara cepat tanpa pengobatan. Gejala tersebut ...
Alergi Bawang Putih; Gejala dan Pencegahannya
Bawang putih bisa menambah rasa yang luar biasa pada makanan. Ini sering dirayakan untuk manfaat kesehatan potensial. Namun, beberapa orang alergi terhadap bawang putih. ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *