Pemberian Makanan Formula Khusus Bagi Penderita Gizi Kurang atau Malnutrisi

Pemberian makanan pada fase transisi diberikan secara berlahan-lahan untuk menghindari risiko gagal jantung, yang dapat terjadi bila anak mengkonsumsi makanan dalam jumlah banyak secara mendadak.

Ganti formula khusus awal (energi 75 Kkal dan protein 0.9-1.0 g per 100 ml) dengan formula khusus lanjutan (energi 100 Kkal dan protein 2.9 gram per 100 ml) dalam jangka waktu 48 jam.

Modifikasi bubur/makanan keluarga dapat digunakan asalkan dengan kandungan energi dan protein yang sama.

Kemudian naikkan dengan 10 ml setiap kali, sampai hanya sedikit formula tersisa, biasanya pada saat tercapai jumlah 30 ml/kgbb/kali pemberian (200 ml/kgbb/hari).

loading...

Setelah fase transisi dilampaui, anak diberi:
•Formula WHO 100/pengganti/Modisco 1 dengan jumlah tidak terbatas dan sering.
•Energi : 150-220 Kkal/kg bb/hari
•Protein 4-6 gram/kg bb/hari
•Bila anak masih mendapat ASI, teruskan, tetapi juga beri formula WHO 100/Pengganti/Modisco 1, karena energi dan protein ASI tidak akan mencukupi untuk tumbuh-kejar.

Fase rehabilitasi (minggu ke 3-7)
•Formula WHO-F 135/pengganti/Modisco 1½ dengan jumlah tidak terbatas dan sering
•Energi : 150-220 kkal/kgbb/hari
•Protein 4-6 g/kgbb/hari
•Bila anak masih mendapat ASI, teruskan ASI, ditambah dengan makanan Formula ( lampiran 2 ) karena energi dan protein ASI tidak akan mencukupi untuk tumbuh-kejar.
•Secara perlahan diperkenalkan makanan keluarga

FORMULA WHO
Bahan Per 100 ml F 75 F 100 F 135

FORMULA WHO

  • Susu skim bubuk g 25 85 90
  • Gula pasir g 100 50 65
  • Minyak sayur g 30 60 75
  • Lar.elektrolit Ml 20 20 27
  • Tambahan air s/d 1000 1000 1000
    NILAI GIZI
  • Energi Kalori 750 1000 1350
  • Protein g 9 29 33
  • Lactosa g 13 42 48
  • Potasium Mmol 36 59 63
  • Sodium Mmol 6 19 22
  • Magnesium Mmol 4.3 7.3 8
  • Seng Mg 20 23 30
  • Copper Mg 2.5 2.5 3.4
  • % energi protein – 5 12 10
  • % energi lemak – 36 53 57
  • Osmolality Mosm/l 413 419 508

MODIFIKASI FORMULA WHO

FASE STABILISASI TRANSISI REHABILITASI
Bahan Makanan F75 I F75 II F75

III M½ F100 M1 MII F135 MIII

  • Susu skim bubuk (g) 25 – – 100 – 100 100 – –
  • Susu full cream (g) – 35 – – 110 – – 25 120
  • Susu sapi segar (ml) – – 300 – – – – – –
  • Gula pasir (g) 70 70 70 50 50 50 50 75 75
  • Tepung beras (g) 35 35 35 – – – – 50 –
  • Tempe (g) – – – – – – – 150 –
  • Minyak sayur (g) 27 17 17 25 30 50 – 60 –
  • Margarine (g) – – – – – – 50 – 50
  • Lar. Elektrolit (ml) 20 20 20 – 20 – – 27 –
  • Tambahan air (L) 1 1 1 1 1 1 1 1 1

M : Modisco
1.Fase stabilisasi diberikan Formula WHO 75 atau modifikasi.
Larutan Formula WHO 75 ini mempunyai osmolaritas tinggi sehingga kemungkinan tidak dapat diterima oleh semua anak, terutama yang mengalami diare. Dengan demikian pada kasus diare lebih baik digunakan modifikasi Formula WHO 75 yang menggunakan tepung
2.Fase transisi diberikan Formula WHO 75 sampai Formula WHO 100 atau modifikasi
3.Fase rehabilitasi diberikan secara bertahap dimulai dari pemberian Formula WHO 135 sampai makanan biasa

CARA MEMBUAT

BACA:   Gejala dan Penanganan Terkini Gizi Buruk Marasmus

1.Larutan Formula WHO 75

  • Campurkan susu skim, gula, minyak sayur, dan larutan elektrolit, diencerkan dengan air hangat sedikit demi sedikit sambil diaduk sampai homogen dan volume menjadi 1000 ml. Larutan ini bisa langsung diminum

Larutan modifikasi :

  • Campurkan susu skim/full cream/susu segar, gula, tepung, minyak. Tambahkan air sehingga mencapai 1 L (liter) dan didihkan hingga 5-7 menit.
    2.Larutan Formula WHO 100 dan modifikasi Formula WHO 100
    Cara seperti membuat larutan Formula WHO 75

Larutan modifikasi :

  • Tempe dikukus hingga matang kemudian dihaluskan dengan ulekan (blender, dengan ditambah air). Selanjutnya tempe yang sudah halus disaring dengan air secukupnya. Tambahkan susu, gula, tepung beras, minyak, dan larutan elektrolit. Tambahkan air sampai 1000 ml, masak hingga mendidih selama 5-7 menit.
    Modisco dibagi menjadi 4 macam, yaitu Modisco ½ , I, II, dan III. Cara pembustannys atau resepnya sebagai berikut :

MODISCO ½

Bahan :

  • Susu Bubuk (Susu Full Cream/ Skim) :10 gr
  • Gula pasir : 5 gr
  • Minyak biji Kapas/kelapa/jagung/margarin : 2,3 gr
  • Kalori : 80 kalori

Cara Membuat :

  • Susu Skim, gula dan minyak/margarine diaduk sampai rata, lalu ditambahkan dengan air sedikit demi sedikit sambil terus diaduk hingga cairan larut. Disaring dan dimasukkan dalam gelas kemudian diminum dalam keadaan hangat

MODISCO I

Bahan :

  • Susu Bubuk (Susu Full Cream/ Skim) :10 gr
  • Gula pasir : 5 gr
  • Minyak biji Kapas/kelapa/jagung/margarin : 4,6 gr
  • Kalori : 100 kalori

Cara membuat : sama dengan modisco ½

MODISCO II

  • Bahan :
  • Susu Bubuk (Susu Full Cream/ Skim) :10 gr
  • Gula pasir : 5 gr
  • Minyak biji Kapas/kelapa/jagung/margarin : 5,6 gr
  • Kalori : 120 kalori

Cara membuat :

  • Susu skim, gula, dan ½ bagian air dingin diaduk sampai rata, lalu terus diaduk hingga cairan rata dan ditambahkan minyak/margarine dan ½ bagian air panas dan diaduk lagi sampai larut. Disaring dan dimasukkan dalam gelas, kemudian diminum dalam keadaan hangat.
  • MODISCO III
  • Bahan :
  • Susu Bubuk (Susu Full Cream/ Skim) :12 gr
  • Gula pasir : 7 gr
  • Minyak biji Kapas/kelapa/jagung/margarin : 5,5 gr
  • Kalori : 140 kalori
  • Cara membuat : sama dengan Modisco II
BACA:   Dampak Kekurangan Mikronutrien Pada Penderita Malnutrisi

KOLAK PEPAYA MODISCO I

Bahan 1
1. Tepung susu skim : 20 gr
2. Gula Pasir : 10 gr
3. Minyak : 9.2 gr
4. Air : 200 cc

Bahan II
1. Pepaya : 100 gr
2. Gula pasir : 10 gr
3. Vanili secukupnya

Cara membuat :
1. Pepaya dipoyong kecil2 dimasukkan campuran
2. bahan I dicampur dengan air sampai dengan 200 cc
3. Tambahkan gula 10 gr didihkan dan masukkan pisang dan vanili
4. Angkat setelah matang

  • Minyak , apabila di daerah tidak terdapat minyak kelapa, maka dapat diganti yang ada di daerah tersebut (minyak jagung, biji kapas, kacang dll). Jika tidak suka minyak dapat diganti dengan margarine.
    Susu, apabila tidak suka susu full cream bias diganti susu skim, susu segar atau susu lain
  • Apabila pemberian Modisco menyebabkan diare, muntah, penyakit lain yang menyertai, maka hentikan pemberian Modisco tersebut.

Материалы по теме:

Perbedaan Stunting dengan Kerdil atau Perawakan Pendek
Perbedaan Stunting dengan Kerdil atau Perawakan Pendek Stunting Stunting menurut kamus UNICEF didefinisikan sebagai persentase anak usia 0 sampai 59 bulan dengan tinggi di bawah ...
4 Kesalahan Tersembunyi Pemberian Diet Pada Anak
  4 Kesalahan Tersembunyi Pemberian Diet Pada Anak Kita semua tahu bahwa makan malam dengan keluarga adalah kegiatan kekeluargaan yang terbaik baik untuk anak-anak. Penelitian menunjukkan ...
“Bahan Aditif Makanan”
Dalam membeli makanan ringan, minuman ringan atau obat-obatan sebaiknya harus mencermati label yang terdapat dalam makanan tersebut. Isi kandungan komponen bahan-bahan yang tertera dalam ...
Struktur Biokimia Protein
Protein adalah senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi yang merupakan polimer dari monomer-monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida. Molekul ...
Resep Jus Wortel Campur Pepaya
Resep Jus Wortel Campur Pepaya
BACA:   Bawang Merah, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan
Bahan-bahan : 100 gram pepaya 50 gram wortel1 sdm air jeruk nipis 1 sdm sirup gula1 gelas air matang Es ...

One comment

  • Dok, anak saya jantung bocor, umur 7 bln posisi anak tdinya BB 5,1 kg, dirawat di rumah sakit 2 minggu karena sakit, anjuran dokter di rmh sakit waktu itu katanya ada bakteri dalam perut jadi harus diobservasi sehingga pemberian asi tadinya rutin di waktu cuma 6 jam sekali sehingga BB anak skr turun jadi 4,1kg, makanan yang baik untuk menambah BB kembali spa dok?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *