Kebutuhan Dasar Gizi Bagi Anak, Dewasa dan Ibu Hamil

Penentuan kebutuhan gizi seseorang dalam keadaan sehat dilakukan berdasarkan: Umur Gender Aktivitas fisik Kondisi khusus (ibu hamil dan menyusui). Penetapan standar makanan untuk pemeliharaan kesehatan telah mengalami perkembangan karena pemahaman peran gizi dalam kesehatan menjadi semakin baik. Sebagian besar negara sekarang memiliki Angka Kecukupan Gizi (AKG) yang dianjurkan sebagai rekomendasi nasional. Artinya definisi diatas memiliki arti tingkat gizi yang cukup dan diperlukan untuk mencegah penyakit akibat kekurangan gizi, seperti Gangguan Akibat Kekurangan Iodium (GAKI), Xeroftalmia dan buta senja untuk vitamin A dan beri-beri untuk thiamin. Secara tradisional AKG didefinisikan sebagai “tingkat asupan gizi yang dapat memenuhi kebutuhan gizi diketahui hampir semua orang sehat”.

AKG adalah angka kecukupan gizi setiap hari menurut golongan umur, jenis kelamin, ukuran tubuh, dan aktivitas untuk mencegah terjadinya kekurangan ataupun kelebihan gizi. • Secara internasional, banyak istilah yang digunakan  AS dan Kanada menyebutnya Dietary Reference Intakes (DRIs), sedangkan WHO menggunakan istilah Recommended Nutrient Intake (RNI)

ANGKA KECUKUPAN GIZI

  • Penetapan AKG Setiap per-5 tahun hampir selalu ada perubahan kecukupan beberapa zat gizi. Perubahan terjadi karena adanya perkembangan permasalahan kesehatan masyarakat dan semakin baiknya pemahaman terhadap penyakit kronis dan semakin bertambahnya umur harapan hidup.

AKG digunakan untuk berbagai keperluan:

loading...
  • 1. Panduan untuk asupan gizi individu dan populasi
  • 2. Pendidikan gizi
  • 3. Penilaian asupan makanan
  • 4. Membantu dalam perancangan program intervensi pangan
  • 5. Pelabelan gizi

Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indoneisa Nomor 75 Tahun 2013, tentang: Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia
Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indoneisa Nomor 75 Tahun 2013, tentang:

  • Angka Kecukupan Gizi yang Dianjurkan bagi Bangsa Indonesia
  • Untuk tabel AKG vitamin dan mineral dapat dilihat dalam LAMPIRAN 1 Gizi Kesehatan Reproduksi
  • Setelah ditentukan status gizi dan kebutuhan gizi seseorang maka kita bisa menghitung energinya
  •  ENERGI Komponen lain adalah pengaruh termis makanan atau Spesific Dynamic Action of Food (SDA). Karena jumlahnya relatif kecil, komponen SDA dapat diabaikan. Komponen utama yang menentukan kebutuhan energi adalah: Angka Metabolisme Basal (AMB) atau Basal Metabolic Rate (BMR) aktivitas fisik.
BACA:   British Dietetic Association (BDA): 5 Diet Selebbritis Yang Harus Dihindari

 

Kebutuhan Dasar

  • Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat, Serat, dan Air

Kebutuhan Vitamin

  • Vitamin A, D, E, K,  B1, B2, B3, B5, B6, Folat, B12, Biotin, Kolin, dan Vitamin C

Kebutuhan Mineral

  • Kalsium
  • Fosfor
  • Magnesium
  • Natrium
  • Kalium
  • Mangan
  • Tembaga
  • Kromium
  • Besi
  • Iodium
  • Seng
  • Selenium
  • Fluor

Angka Kecukupan Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat, Serat dan Air mber:  untuk orang Indonesia (perorang perhari)
tabel akg

  • Nilai rata rata tinggi badan (TB)  dan berat badan (BB) masyarakat Indonesia dengan status gizi normal berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2007 dan 2010. Angka ini dicantumkan agar AKG dapat disesuaikan dengan kondisi berat dan tinggi badan kelompok yang bersangkutan.

sumber: lampiran peraturan MenKes RI Nomor 75 Tahun 2013 tentang Angka kecukupan gizi yang dianjurkan untuk masyarakat Indonesia 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *