Awas, Berat Badan Tak Naik atau Penurunan Berat badan Anak, Tanda Ada Masalah Kesehatan

Awas, Berat Badan Tak naik atau Penurunan Berat badan Anak Anda, Ada Masalah Kesehatan

 

Kenaikkan berat badan yang tidak terjadi pada anak dalam beberapa bulan atau bahkan ada penurunan Berat bada dalam beberapa bulan maka para klinisi dan orangtua jangan dianhggap biasa. Selama ini seringkali dalam beberapa bulan anak tidak naik berat badan dianggap biasa selama anak masih lincah dan aktif. Hal inilah yang membuat beberapa permasalahan kesehatan yang tidak terdeteksi sejak dini, bila dibiarkan menimbulkan berbagai komplikasi dan dampak yang mengganggu kesehatan dan tumbuh kembang anak

GEJALA SULIT MAKAN DAN GANGGUAN KENAIKKAN BERAT BADAN PADA ANAK

  • DETEKSI DINI SULIT MAKAN : saat usia 0-6 bulan kemampuan minum hanya 60-75 cc sekali minum, 6 – 1 tahun hanya 90 cc sekali minum. Minum ASI hanya sebentar (10 menit) tapi sering, produksi ASI sering sisa. Usia 0-4 bulan kenaikkan Berat badan setiap bulan hanya naik < 800 gram.
  • Memuntahkan atau menyembur-nyemburkan makanan yang sudah masuk di mulut anak dan menepis suapan dari orangtua atau sama sekali tidak mau memasukkan makanan ke dalam mulut.
  • Makan berlama-lama dan memainkan makanan.
  • Kesulitan menelan hanya mau makan makanan cair, lumat dan tidak berserat.
  • Kesulitan mengunyah tetapi langsung menelan makanan. Tidak menyukai variasi banyak makanan. Sering pilih-pilih makanan.
  • Berat badan terlihat datar atau flat karena kenaikan berat badan buruk setelah usia 4-6 bulan. Setelah usia 4-6 bulan hanya naik 10o-250 gram perbulan
  • Berat badan sebelum usia 3 bulan pertama setiap bulan hanya naik 300 – 600 gram.
  • Pada anak usia pra sekolah kenaikkan berat badan kurang dari 2 kg pertahun
  • Pada anak usia sekolah mulaintampak anak lebih kurus dan tingginya lebih rendah dibandingkan pada umumnya anak sebaya di sekolah

IDENTIFIKASI PENYEBAB

Ada 3 faktor utama yang mempengaruhi kesulitan makan pada anak, diantaranya adalah hilang nafsu makan, gangguan proses makan di mulut dan pengaruh psikologis. Beberapa faktor tersebut dapat berdiri sendiri tetapi sering kali timbul bersamaan.

  • Penyebab paling sering adalah hilangnya nafsu makan, diikuti gangguan proses makan. Sedangkan faktor psikologis yang dulu dianggap sebagai penyebab utama, mungkin saat mulai ditinggalkan atau sangat jarang. Penyebab sulit sangat banyak dan bervariasi. Semua gangguan fungsi organ tubuh dan penyakit bisa berupa adanya kelainan fisik, maupun psikis dapat dianggap sebagai penyebab kesulitan makan pada anak.
  • Penelitian yang telah dilakukan d Picky Eaters Clinic Jakarta (Klinik Khusus Kesulitan makan Anak) penyebab yang paling dominan adalah gangguan fungsi saluran cerna pada anak. Repotnya, gangguan fungsi saluran cerna tersebut seringkali berlangsung lama dan akan membaik seiring dengan membaiknya ketidak matangan saluran cerna pada anak atau sekitar usia 5-7 tahun. Meskipun pada beberapa kasus berkepanjangan hingga sampai usia dewasa. Sehingga seringkali gangguan sulit makan akan berlangsung jangka panjang hilang timbul, tetapi pada usia tertentu akan membaik.
  • Gangguan pencernaan tersebut mulai dari yang ringan hingga yang tidak ringan. Gangguan sulit makan seringkali diawali dengan gangguan saluran cerna. Gangguan fungsi saluran cerna tersebut dapat berkaitan dengan gangguan alergi makanan, penyakit celiac dan gangguan intoleransi makanan lainnya. Seringkali dipicu oleh adanya konsumsi makanan tertentu, hal ini yang menunjukkan kenapa sulit makan dan berat badan sulit naik seringkali bermula setelah usia 6 bulan. Saat mulai makanan tambahan baru dikenalkan, bila jenis makanan tersebut tidak cocok maka gangguan tersebut mulai hilang timbul terjadi. Saat terjadi infeksi pada tubuh baik berupa demam, batuk, pilek maka gangguan fungsi saluran cerna tersebut timbul dan sering diikuti kambuhnya lagi gangguan sulit makan.

KENALI GANGGUAN FUNGSI SALURAN CERNA YANG MERUPAKAN PENYEBAB TERSERING SULIT MAKAN DAN BERAT BADAN SULIT NAIK PADA ANAK LEBIH BESAR :

  • Sering buang air besar (> 3 kali perhari) atau susah buang air besar ( ngeden, tidak BAB setiap hari, feses keras hitam atau hijau tua,kecil hitam spt ”tahi” kambing, BERBAU, berak berdarah
  • Lidah sering kotor (berpulau-pulau), timbul putih, SARIAWAN, BIBIR kering, tebal dan mudah berdarah, air liur berlebihan atau MULUT BERBAU
  • Sering MUAL, MUNTAH, sering NYERI PERUT ringan dan hilang timbul
  • Sejak lahir berat badan tidak pernah optimal atau berat badan kurang setelah umur 4-6 bulan.

GEJALA LAIN YANG MENYERTAI :

  • KULIT SENSITIF, pada bayi sering timbul bintik atau bisul kemerahan terutama di pipi, telinga dan daerah yang tertutup popok. Kerak di daerah rambut. KULIT TIMBUL BERCAK PUTIH SEPERTI PANU. KULIT KERING DAN KASAR
    GIGI mudah rusak, kuning, hitam, caries gigi
  • Seringkali disertai gangguan alergi lainnya seperti sering pilek, batuk, sesak (asma).

GANGGUAN PERKEMBANGAN DAN PERILAKU YANG SERING MENYERTAI PADA ANAK DENGAN SULIT MAKAN

  • Tampak aneh, meskipun anak sulit makan tetapi dalam kegiatan sehari-hari anak tampak tidak bisa diam, bergerak terus tidak kenal lelah. Ternyata fenomena ini terjadi karena pada anak sulit makan sering disertai adanya peningkatan rangsangan ke susunan saraf pusat.Fenomena inilah yang menyingkirkan anggapan salah bahwa anak berat badan sulit naik karena tidak bisa diam. Karena banyak anak yang gemuk ternyata juga aktifitasnya sangat tinggi dan tidak bisa diam.
  • Penelitian yang dilakukan di Picky Eaters Clinic jakarta tersebut menunjukkan, ternyata gangguan fungsi saluran cerna tidak hanya mengakibatkan sulit makan tetapi juga disertai beberapa gangguan perkembangan dan perilaku ringan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa ternyata gangguan saluran cerna tersebut dapat merangsang ke fungsi susunan saraf pusatyang dapat meningkatkan beberapa perilaku yang mengganggu pada anak.

GERAKAN MOTORIK BERLEBIHAN

  • Mata bayi sering melihat ke atas. Tangan dan kaki bergerak terus tidak bisa dibedong atau diselimuti. Senang posisi berdiri bila digendong, sering minta turun atau sering menggerakkan kepala ke belakang (head banging), membentur benturkan kepala.Waspadai anak mudah jatuh dari tempat tidur.Sering bergulung-gulung di kasur, menjatuhkan badan di kasur (“smackdown”}, sering memanjat. ”Tomboy” pada anak perempuan : main bola, memanjat dll.
  • GANGGUAN KONSENTRASI : cepat bosan thd sesuatu aktifitas kecuali menonton televisi,main game,baca komik, belajar & mengerjakan sesuatutidak bisa bertahan lama, tidak teliti, sering kehilangan barang, tidak mau antri, pelupa, suka “bengong”, TAPI BIASANYA ANAK TAMPAK CERDAS
  • AGRESIF MENINGKAT sering memukul kepala sendiri, orang lain. Sering menggigit, menjilat, mencubit, menjambak (spt “gemes”).
  • EMOSI TINGGI (mudah marah, sering berteriak /mengamuk/tantrum), NEGATIVISME TINGGI : keras kepala, suka membantah, orang tua bilang A anak bilang B.
  • GANGGUAN SENSORIS, KOORDINASI DAN MOTORIK (KESEIMBANGAN):
  • Bolak-balik, duduk, merangkak terlambat atau tidak sesuai usia. Jalan terburu-buru, mudah terjatuh ataumenabrak, Gangguan sensoris : sensitif terhadap raba (jalan jinjit, duduk leter ”W”,gampang geli), sensitif cahaya dan suara.
  • GANGGUAN ORAL MOTOR : GANGGUAN BICARA :TERLAMBAT BICARA, BICARA TIDAK JELAS, bicara terburu-buru, cadel, gagap. GANGGUAN MENGUNYAH MENELAN : tidak bisamakan makanan berserat (daging sapi, sayur, nasi) Disertai keterlambatan pertumbuhan gigi.
  • IMPULSIF : banyak bicara,tertawa berlebihan, sering memotong pembicaraan orang lain
  • GANGGUAN TIDUR MALAM : Tidur larut malam, sulit untuk memulai tidur,Tidur gelisah bolak-balik ujung ke ujung,tidur posisi “nungging”, berbicara,tertawa,berteriak saat tidur, sulit tidur, malam sering terbangun atau duduk,mimpi buruk, “beradu gigi” atau gigi gemeretak (bruxism)

KOMPLIKASI YANG SERING TERJADI

  • Gangguan sulit makan pada umumnya akan berlangsung jangka panjang dan hilang timbul. Meskipun tampaknya tidak berbahaya tetapi apabila tidak ditangani dengan baik banyak akibat yang bisa ditimbulkan.
  • BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN KURANG (GAGAL TUMBUH atau FAILURE TO THRIVE)
  • GANGGUAN ASUPAN GIZI: Kekurangan vitamin dan mineral : Calsium, Zinc, vitamin A, Anemia Zat Besi (kurang darah/HB rendah).
    Efek samping dari minum obat/ vitaminyang berlebihan dan berkepanjangan.
  • OVERDIAGNOSIS & OVERTREATMENT(DIAGNOSIS & TERAPI BERLEBIHAN)SEBAGAI PENYAKIT TBC. MINUM OBATJANGKA PANJANG PADAHAL BELUM TENTU BENAR MENDERITA PENYAKIT TBC
  • DAYA TAHAN TUBUH MENURUN SERING MENGALAMI INFEKSI BERULANG (panas, batuk, pilek) terutama pada anak dengan keluhan sering muntah dan asma. Meskipun beberapa kasus lainnya malahan

PENANGANANTERBAIK ATASI PENYEBAB

  • Pendekatan dan penanganan pada kasus kesulitan makan pada anak bukanlah dengan pemberian vitamin nafsu makan, tetapi harus dilakukan pendekatan yang cermat, teliti dan terpadu. Pemberian vitamin nafsu makan hanya akan mengaburkan penyebab Kesulitan makan tersebut. Sering terjadi orang tua dalam menghadapi masalah kesulitan makan pada anaknya telah berganti-ganti dokter dan telah mencoba berbagai vitamin tetapi tidak kunjung membaik. Penanganan kesulitan makan yang paling baik adalah dengan mengobati atau menangani penyebab tersebut secara langsung. Mengingat penyebabnya demikian luas dan kompleks bila perlu hal tersebut harus ditangani oleh beberapa disiplin ilmu tertentu yang berkaitan dengan kelainannya.
  • Dok, saya minta vitamin anak saya sulit makan. Inilah kesalahan yang sering dilakukan saat konsultasi ke dokter. Yang benar adalah : dok, apa penyebab anak saya sulit makan.Salah satu keterlambatan penanganan masalah tersebut adalah pemberian vitamin tanpa mencari penyebabnya sehingga kesulitan makan tersebut terjadi berkepanjangan. Akhirnya orang tua berpindah-pindah dokter dan berganti-ganti vitamin tapi keluhan tetap tidak membaik.
  • Penanganan sulit makan yang ideal harus dilakukan adalah mengidentifikasi penyebabnya. Bila terdapat gangguan fungsi saluran cerna dilakukan pendekatan diet eliminasi provokasi makanan yang berpotensi mengganggu. Pendekatan diet tersebut selain memperbaiki fungsi saluran cerna juga berfungsi untuk mencari jenis makanan yang mengganggu saluran cerna sebagai penyebab utama sulit makan. Program penanganan sulit makan tersebut kadang harus dilakukan untuk jangka panjang, hingga gangguan fungsi saluran cerna tersebut membaik pada usia tertentu.
  • Meskipun bukan yang utama dapat juga dilakukan penanganan dalam segi neuromotorik melalui terapi okupasi kadang diperlukan. Terapi ini dapat melalui pencapaian tingkat kesadaran yang optimal dengan stimulasi sistem multisensoris, stimulasi kontrol gerak oral dan refleks menelan, teknik khusus untuk posisi yang baik. Penggunaan sikat gigi listrik dapat membantu menstimulasi sensoris otot di daerah mulut. Tindakan yang tampaknya dapat membantu adalah melatih koordinasi gerakan otot mulut adalah dengan membiasakan minum dengan memakai sedotan, latihan senam gerakan otot mulut, latihan meniupbalon atau harmonika.
  • Terdapat banyak strategi dan tips cara pemberian makan pada anak sulit makan, yang direkomendasikan oleh para ahli medis dan psikologis. Tetapi ternyata berbagai cara tersebut tidak juga efektif selama gangguan fungsi saluran cerna yang terjadi tidak dikenali dan diperbaiki. Demikian pula pemberian obat ensim pencernaan juga tidak banyak bermanfaat selama penyebab utama tidak ditangani dengan baik.
  • Anak dengan gangguan makan kebiasaan dan perilaku makannya berbeda dengan anak yang sehat lainnya. Pendekatan yang tak kalah penting adalah selalu sabar dan telaten menghadapi kasus seperti ini, karena akan terjadi jangka panjang dan hilang timbul. Saat timbul gangguan sulit makan orangtua harus cermat biasanya disertai kekambuhan gangguan fungsi saluran cerna.

.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *