Pengawetan Daging Sapi atau Daging Kambing Dengan Penggaraman

Masalah yang sering dialami ibu rumah tangga adalah bagaiman cara penyimpanan daging agar lebih awet dan lebih lama. Cara menyimpan daging sapi atau daging kambing akan terasa lebih ringan jika tahu cara terbaik untuk melakukannya. Dengan memberikan perhatian lebih untuk hal sederhana, kesehatan keluarga jadi lebih terjaga dan rasa masakan yang dihasilkan tentu semakin lezat. Beberapa mikroorganisme dapat berkembang pada daging mentah jika penyimpanannya tidak tepat. Sebut saja salmonella yang merupakan bakteri penyebab penyakit tifus, hingga E. coli yang menyebabkan infeksi usus serius. Faktanya, pertumbuhan bakteri-bakteri tersebut dapat dicegah dengan menyimpan daging mentah pada suhu tertentu. Selain penyimpanan dalam kulkas, cara pengawetan daging bisa dilakukan agar bisa bertahan lama. Salah satu diantaranya adalah dengan penggaraman pada daging sapi atau daging kambing

Cara Mengawetkan Daging dengan Penggaraman

  • Gunakanlah garam pengawet.
  • Simpan potongan daging di dalam botol penyimpanan kedap udara (atau kantong plastik). Pastikan daging dilumuri garam dengan sempurna.
  • Taburkan garam pada setiap lapisan daging untuk memastikan semua bagian tertutupi garam.
  • Simpan botol/kantong di tempat dingin (2-4 derajat Celsius) selama sebulan. Jangan sampai membeku.
  • Tentukan berapa lama garam bisa mengawetkan daging, dengan rumus seperti ini:
    • 7 hari per 2,5 cm ketebalan. Misalnya 5,5-6 kg daging sapi setebal 13 cm bisa diawetkan selama 35 hari.
  • Daging yang diawetkan dengan garam bisa bertahan selama 3-4 bulan tanpa dimasukkan ke dalam kulkas, asalkan disimpan di dalam kemasan kedap udara seperti kantong plastik.
  • Bilas sisa garam dari daging sebelum dimasak.
BACA:   LAMA PENYIMPANAN DAGING BEKU DAN LAMA BERTAHAN 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *