14 Tanda dan gejala Hiperkolesterol Dalam Darah

“Hiperkolesterolemia” adalah adanya tingkat tinggi kolesterol dalam darah dalam bentuk “hiperlipidemia” (peningkatan kadar lipid dalam darah) dan atau “hiperlipoproteinemia” (peningkatan kadar lipoprotein dalam darah). Kolesterol adalah sterol, lihat struktur diagram di sebelah kanan. Ini adalah salah satu dari tiga kelompok utama lipid yang semua sel hewan guna membangun membran sel hewan dan diproduksi oleh semua sel-sel hewan. Sel tumbuhan tidak memproduksi kolesterol. Ini juga merupakan prekursor dari hormon steroid, asam empedu dan vitamin D.

 

Karena kolesterol tidak larut dalam air, diangkut dalam plasma darah dalam partikel protein (lipoprotein). Lipoprotein diklasifikasikan berdasarkan kepadatan mereka: lipoprotein kepadatan sangat rendah (VLDL), lipoprotein kepadatan menengah (IDL), lipoprotein kepadatan rendah (LDL) dan lipoprotein kepadatan tinggi (HDL).

Meskipun hiperkolesterolemia sendiri asimtomatik, elevasi kolesterol yang lama dapat menyebabkan “aterosklerosis” (pengerasan pembuluh nadi). Selama periode beberapa dekade, elevasi kelesterol yg lama secara kronis membantu terbentuknya plak “Atheroma” di dalam pembuluh nadi. Hal ini dapat menyebabkan stenosis progresif (penyempitan) bahkan penutupan di pembuluh darah. Atau plak kecil Atheroma dapat pecah dan menyebabkan pembekuan darah yg dapat menyumbat aliran darah

14 Tanda dan gejala Hiperkolesterol Dalam Darah

  1. Luka kekuningan di sejumlah bagian tubuh Melansir WebMD, gejala kolesterol tinggi karena faktor keturunan bisa memicu tumbuhnya luka kekuningan pada kulit. Luka khas karena pertumbuhan lemak di bawah jaringan kulit ini disebut xanthoma. Xanthoma saat kolesterol naik bisa muncul di berbagai bagian tubuh, seperti lutut, siku, kaki, tangan, pantat, dl. Dilansir dari Healthline, xanthoma bisa tumbuh sebesar kepala peniti sampai sebesar buah anggur. Tampilan luka ini sering menyerupai benjolan datar di bawah kulit dengan warna kuning atau oranye. Xanthoma tidak menimbulkan rasa sakit, terasa lembut, dan terkadang memicu gatal. Hal yang perlu diingat, gejala kolesterol tinggi xanthomata ini tidak muncul pada penderita kolesterol tinggi karena gaya hidup atau faktor usia.
  2. Xanthelasma Kolesterol tinggi dalam darah juga dapat ditandai dengan xantgelasma, yakni bercak-bercak kuning di bawah kelopak mata.  Arcus kornea mungkin ada dan terkadang melingkar.  Bercak kuning di bawah kelopak mata Munculnya bercak kuning di bawah kelompak mata (xanthelasma) juga bisa jadi ciri-ciri kolesterol tinggi pada tubuh. Gejala kolesterol tinggi dengan bercak kuning di bawah kelopak mata ini timbul dari kelompok orang berusia di bawah 30 tahun. Namun tidak bercak kuning di bawah kelopak mata ini bukan tanda kolesterol tinggi semata. Gejala serupa terkadang juga muncul dari orang sehat. Lingkaran putih di kornea mata Tanda- tanda kolesterol tinggi lainnya adalah munculnya lingkaran putih atau bentuk setengah lingkaran di dalam kornea mata. gejala kolesterol tinggi ini terkadang muncul dari penderita berusia di bawah 30 tahun atau di atas 50 tahun. Akan tetapi, ciri-ciri lingkaran putih di kornea mata ini tidak bisa dijadikan patokan utama kadar kolesterol naik. Apabula muncul lingkaran putih di kornea mata, ada baiknya lakukan pemeriksaan kolesterol.
  3. Impotensi  Ciri-ciri kolesterol tinggi pada tubuh yang jamak dialami penderitanya adalah impotensi. Impotensi ini dapat dipengaruhi penumpukan kolesterol di pembuluh darah arteri. Umumnya, impotensi banyak menyerang pria yang kadar kolesterolnya naik atau tinggi.
  4. Nyeri dada. Jika arteri yang memasok darah ke jantung Anda (arteri koroner) terpengaruh, Anda mungkin mengalami nyeri dada (angina) dan gejala penyakit arteri koroner lainnya.
  5. Sakit kepala atau badan pegal-pegal Tanda kolesterol tinggi yang umum acapkali sulit dikenali karena penyakit ini tidak menimbulkan gejala khas. Sejumlah penderita mengalami pusing dan sakit kepala sebagai ciri-ciri kolesterol naik.Kadar kolesterol tinggi menyebabkan darah yang banyak mengandung lemak jadi mengental. Akibatnya, lemak dapat menumpuk di dinding pembuluh darah dan menghambat kelancaran aliran darah. Selain itu, penumpukan lemak di pembuluh darah bisa menyebabkan saluran darah menyempit dan pasokan oksigen jadi berkurang. Saat kadar oksigen berkurang, seseorang bisa mengalami sakit kepala atau badan terasa pegal-pegal. Baca juga: Kabar Baik, Makan Satu Buah Alpukat Sehari Ampuh Lawan Kolesterol Jahat Namun, pusing dan pegal-pegal bukan hanya gejala kolesterol tinggi. Penyakit seperti flu juga bisa memicu gejala ini. Gejala kolesterol tinggi pada tubuh yang umum biasanya tidak tampak mencolok. Penderita baru merasakan ciri-ciri kolesterol tinggi saat sudah kadung terjadi serangan jantung atau stroke. Sebelum terlambat, ada baiknya setiap orang rutin melakukan pemeriksaan kadar kolesterol darah.
  6. Mudah lelah Beberapa kondisi seperti rasa cepat lelah bisa menjadi tanda kolesterol tinggi. Hal itu terjadi sebagai dampak dari munculnya plak di pembuluh darah akibat kadar kolesterol tinggi yang menyebabkan berkurangnya aliran darah ke jaringan tubuh.
  7. Suka mengantuk Sering mengantuk bisa menjadi salah satu dampak tidak langsung dari kolesterol tinggi dan adanya sumbatan pada pembuluh darah. Suka mengantuk dikaitkan dengan asupan aliran darah yang membawa oksigen ke otak berkurang. Dengan ini, keluhan sering mengantuk dan mudah lelah pun dapat terjadi.
  8. Nyeri kaki Nyeri kaki juga bisa menjadi tanda kolesterol tinggi lainnya. Serupa dengan asal usul rasa lelah akibat kolesterol tinggi, penumpukan plak yang terjadi pada pembuluh darah di kaki, dapat menyebabkan rasa sakit atau nyeri di bagian kaki. Gejala artikular seperti tendonitis atau artralgia
  9. Tengkuk terasa pegal-pegal Kondisi ini dikaitkan dengan penumpukan plak di pembuluh darah pada area leher. Penumpukan plak akibat kolesterol tinggi tersebut dapat menghalangi aliran darah yang ada di leher dan menuju ke otak.
  10. Nyeri dada Penumpukan plak akibat kadar kolesterol tinggi juga bisa terjadi pada pembuluh darah jantung. Jika hal tersebut terjadi, pengidap kolesterol tinggi bisa mengalami gejala nyeri dada. Kondisi inilah yang menjadi awal mula terjadinya penyakit jantung atau serangan jantung sebagai komplikasi dari kolesterol tinggi.
  11. Terjadi xanthomata  Kolesterol tinggi dapat ditandai dengan xanthomata (penumpukan kolesterol) yang terlihat dalam jaringan tubuh, terutama dalam kulit dan urat. Xanthomata bisa merupakan pembengkakan berbentuk bulat dan berwarna kekuningan. Lesi kulit yang tidak biasa, seperti xantoma kulit saat lahir atau pada masa kanak-kanak (misalnya, xantoma planar, xantoma tuberosa; kemudian, xantoma tendon)
  12. Muncul gumpalan di urat  Bagi orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi karena faktor genetik, penumpukan kolesterol kadang terlihat di kulit seperti gumpalan separuh biji kacang yang bisa dilihat dan dirasakan pada urat dekat buku jari.
  13. Serangan jantung. Jika plak robek atau pecah, bekuan darah dapat terbentuk di lokasi pecahnya plak – menghalangi aliran darah atau pecah dan menyumbat arteri di bagian hilir. Jika aliran darah ke bagian jantung Anda berhenti, Anda akan mengalami serangan jantung.
  14. Stroke. Mirip dengan serangan jantung, stroke terjadi ketika gumpalan darah menghalangi aliran darah ke bagian otak Anda.
BACA:   Tips Makan Sehat Pada Gaya Hidup Aktif

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *