Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan Daun Pandan Yang Luar Biasa

Daun pandan mengandung senyawa yang terdiri atas polifenol, flavonoid, saponin, dan alkaloid. Senyawa-senyawa itu juga bisa bertindak sebagai antibakteri. Zat-zat tersebut membuat daun pandan memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. 

Pandan atau Pandanus amaryllifolius adalah bagian dari genus Pandanus (screwpine). Tanaman ini berwarna hijau dan tingginya bisa mencapai 1-2 meter. Daun pandan cukup populer di Asia Tenggara untuk kuliner karena aromanya yang kuat, manis, dan wangi. Sehingga dapat membangkitkan selera dan memperkaya citarasa makanan.

Pandan merupakan segolongan tumbuhan monokotil dari genus Pandanus. Sebagian besar anggotanya merupakan tumbuh di pantai-pantai daerah tropika. Anggota tumbuhan ini dicirikan dengan daun yang memanjang (seperti daun palem atau rumput), sering kali tepinya bergerigi. Akarnya besar dan memiliki akar tunjang yang menopang tumbuhan ini. Buah pandan tersusun dalam karangan berbentuk membulat, seperti buah durian. Ukuran tumbuhan ini bervariasi, mulai dari 50 cm hingga 5 meter, bahkan di Papua banyak pandan hingga ketinggian 15 meter. Daunnya selalu hijau (hijau abadi, evergreen), sehingga beberapa di antaranya dijadikan tanaman hias. Berbagai jenis pandan menyebar dari Afrika Timur, Asia Tenggara, Australia hingga kepulauan Pasifik.

Kandungan Gizi

Hingga saat ini, kajian metabolomik yang telah dilakukan adalah menentukan profil metabolit dari daun pandan dengan metode metabolite profiling. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan Ghasemzadeh dan Jaafar (2013), daun pandan mengandung 5 komponen flavonoid (rutin, epicatechin, catechin, kaempferol, dan naringin) dan 3 komponen asam fenolik (asam galat, asam sinamat, dan asam ferulik) dengan komposisi metabolit tertinggi adalah catechin, kaempferol, dan asam galat. Dalam penentuan profil metabolit, sampel uji yang digunakan adalah ekstrak Pandanus amaryllifolius Roxb. dari 3 area berbeda (Bachok, Klang, dan Pontian) yang diseparasi dan dianalisis dengan menggunakan reversed-phase HPLC (High Performance Liquid Chromatography). Metode tersebut dilakukan untuk menentukan komposisi senyawa flavonoid maupun fenolik dalam ekstrak daun pandan. Selanjutnya, kuantifikasi senyawa flavonoid total dilakukan dengan menggunakan metode spektrofotometri dan kuantifikasi senyawa fenolik total dilakukan dengan menggunakan metode uji Folin-Ciocalteau.

Peningkatan kualitas daun pandan dapat dilakukan dengan berbagai metode, salah satunya adalah dengan menggunakan pendekatan metabolomik. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Somta dkk (2019), dilakukan analisis gen BADH (betaine aldehyde dehydrogenase) atau Os2AP pada Pandanus amaryllifolius Roxb., yaitu gen yang meregulasi ekspresi 2-acetyl-1-pyrroline yang merupakan komponen kimia volatil penghasil wangi khas pandan. Dengan diketahuinya regulasi ekspresi gen tersebut, maka dapat dilakukan rekayasa genetik ataupun rekayasa jalur metabolisme pada berbagai varietas pandan untuk memperoleh sifat sesuai dengan yang diinginkan (dalam hal ini, peningkatan ataupun penurunan produksi senyawa 2-acetyl-1-pyrroline dengan perlakuan mutasi pada gen BADH). Adapun dari hasil mutasi gen tersebut, lebih lanjutnya dapat dilakukan teknik plant breeding secara molekuler untuk menghasilkan produk pertanian lain yang memiliki wangi khas daun pandan.

BACA:   Sawi, Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan

Manfaat Kesehatan

  1. Penghilang Rasa Sakit Daun pandan mengandung sifat pencahar yang dapat bertindak sebagai penghilang rasa sakit dari sakit kepala, sakit telinga, sakit dada, dan radang sendi. Untuk menggunakannya sebagai pereda nyeri, orang bisa minum air rebusan pandan dua kali sehari. Selain itu jika diminum secara teratur juga mengurangi kejang perut akibat peradangan dan infeksi.
  2. Perbaiki Sistem Saraf Daun pandan juga sangat bermanfaat bagi kesehatan sistem saraf, yakni meningkatkan kesehatan sistem saraf di tubuh. Saraf yang lemah bisa menyebabkan kram. Cobalah memetik 3 lembar daun pandan dan memotongnya menjadi potongan-potongan kecil, lalu rebus dengan 3 gelas air. Biarkan mendidih, saring, dan minum satu gelas di pagi hari dan satu gelas di malam hari.
  3. Tingkatkan Nafsu Makan  Masalah nafsu makan bisa terjadi pada semua orang, terutama mereka yang memiliki masalah dengan indera penciuman. Tubuh kita membutuhkan nutrisi dan vitamin. Air rebusan pandan bisa menjadi bahan alami untuk meningkatkan nafsu makan. Air rebusan pandan bisa diminum dua kali sehari untuk meningkatkan kesehatan dan meningkatkan nafsu makan.
  4. Atasi Hipertensi Tekanan darah tinggi atau hipertensi adalah penyakit pada pembuluh darah yang menyebabkan tekanan di luar batas normal. Penyakit ini bisa disebabkan oleh faktor makanan, usia, gaya hidup, obesitas, dan stres. Berbagai sumber menyebut, dengan minum air rebusan daun pandan dua kali sehari dapat menurunkan tekanan darah tinggi. Caranya dengan merebus 2-3 gelas air dengan 3 daun pandan. Tunggu sampai airnya berkurang hanya setengah dari jumlah air. Air rebusan pandan dapat dikonsumsi pagi dan malam menurunkan tekanan darah tinggi. Jika air pandan dikonsumsi secara teratur, itu juga bisa mencegah penyakit jantung lainnya seperti penyakit jantung koroner.
  5. Anti Kanker Air rebusan daun pandan bisa dikonsumsi secara teratur dua kali sehari untuk menangkal efek racun dan menghambat perkembangan kanker. Menurut penelitian, ekstrak air akar dan daun Pandanus Odoratissimus memiliki efek sitotoksik, antimiotik, antiproliferatif, dan apoptosis. Tanaman ini memiliki potensi untuk digunakan dalam terapi kanker.
  6. Mengurangi Demam Demam biasanya merupakan tanda bahwa tubuh sedang melawan infeksi. Untuk mengurangi demam, bisa merebus daun pandan dan minum airnya. Setelah itu, panas tubuh akan turun perlahan.
  7. Mengendalikan Diabetes Salah satu pengobatan diabetes adalah mengganti gula atau pemanis dengan pandan, sehingga dapat mengatur kadar gula darah.Diabetes mellitus adalah salah satu penyakit kronis terkemuka di dunia. Pada pasien dengan kontrol glikemik yang buruk, kadar glukosa darah tinggi dapat menyebabkan komplikasi lain yang mengancam jiwa. Pandanus amaryllifolius Roxb. Daun (PA) digunakan dalam pengobatan tradisional untuk pengobatan diabetes.
  8. Menghilangkan Insomnia Insomnia bisa menjadi hal yang sangat sulit untuk ditangani. Gejala sering terjadi ketika seseorang cemas dan memiliki beban pikiran. Jika mengalami insomnia, air rebusan daun pandan bisa untuk meredakan insomnia sebab senyawa alkaloid yang dikandungnya memberikan efek menenangkan pada tubuh, sehingga membuat lebih mudah tidur. Cukup menyeduh daun pandan dengan air panas, lalu taruh satu sendok teh madu. Minumlah selagi masih hangat.
loading...

Материалы по теме:

HEBATNYA Manfaat Jahe, Turunkan Gula Darah Penderita Diabetes
 
BACA:   6 Manfaat Kesehatan Berbasis Sains dari Makan Vegan
HEBATNYA Manfaat Jahe, Turunkan Gula Darah Penderita Diabetes Sandiaz Yudhasmara, Widodo Judarwanto Jahe (Zingiber officinale), adalah tumbuhan yang rimpangnya sering digunakan sebagai rempah-rempah dan bahan baku ...
Kandungan Gizi dan Manfaat Kesehatan Luarbiasa Seledri
Seledri (Apium graveolens L.) adalah sayuran dan tumbuhan obat yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan. Beberapa negara termasuk Jepang, Cina dan Korea mempergunakan bagian ...
10 Manfaat Dahsyat Jahe Berdasarkan Sains
  10 Manfaat Dahsyat Jahe Berdasarkan Sains Sandiaz Yudhasmara, Widodo Judarwanto Jahe (Zingiber officinale), adalah tumbuhan yang rimpangnya sering digunakan sebagai rempah-rempah dan bahan baku pengobatan tradisional. ...
12 Manfaat Kesehatan dan Kandungan Gizi Yang Mengesankan dari Sayuran Labu
Labu memiliki profil nutrisi yang mengesankan. Sayuran ini juga sangat tinggi dalam beta-karoten, karotenoid yang diubah tubuh Anda menjadi vitamin A. Selain itu, biji ...
Kandungan Gizi dan Manfaat kesehatan Oat atau Quaker Oat
Oat adalah makanan dari biji-bijian utuh, yang secara ilmiah dikenal sebagai Avena sativa. Oat menir, bentuk gandum yang paling utuh dan utuh, membutuhkan waktu ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *