Mitos Terbesar 5 Makanan Yang mencegah dan Menyembuhkan Covid19

Untuk membantu mengatasi stres yang mungkin terkait dengan pandemi, jagalah tubuh Anda termasuk nutrisi yang baik, sebagai bagian dari perawatan diri. Suplemen makanan tidak dimaksudkan untuk mengobati atau mencegah COVID-19. Tidak ada jenis makanan khusus tertentu seperti susu beruang, kelapa muda, bawang yang dapat mencegah dan menyembuhkan secara khusus penyakit covid19

Vitamin dan mineral tertentu (misalnya, Vitamin C dan D, seng) mungkin memiliki efek pada cara kerja sistem kekebalan tubuh kita untuk melawan infeksi, serta peradangan dan pembengkakan. Cara terbaik untuk mendapatkan nutrisi ini adalah melalui makanan. Vitamin dalam buah-buahan dan sayuran, Ikon Vitamin Dexternal dalam susu rendah lemak, alternatif susu yang diperkaya, dan makanan laut, dan zinc dalam daging tanpa lemak, makanan laut, kacang-kacangan, kacang-kacangan, dan biji-bijian .

Mitos Terbesar 5 Makanan Yang mencegah dan Menyembuhkan Covid19

Mitos : Kelapa muda mencegah dan menhembuhkan Covid19
• Air kelapa muda mengandung banyak sekali kandungan gizi baik makro dan mikro yang baik bagi kesehatan tubuh. Kandungan gizi makro pada air kelapa muda sekitar 4.7% dari total padatan yang terdiri atas: 2.6% karbohidrat (gula), 0.55% protein, dan 0.74% lemak. Sedangkan gizi mikro yang terkandung sekitar 0.46% mineral (seperti kalium, natrium, kalsium, magnesium, besi, cuprum, forfor, dan sulfur) dan vitamin (seperti: vitamin C, asam nikotinat, asam pantotenat, asam folat, biotin, riboflavin, dll). Penelitian menunjukkan bahwa buah kelapa muda berusia 8 bulan kaya akan kandungan mineral, terutama kalium. Unsur karbon dan nitrogen merupakan unsur terbesar yang terdapat di dalam air kelapa muda, dimana unsur karbon membentuk karbohidrat sederhana (seperti: glukosa, sukrosa, fruktosa, sorbitol, inositol, dll) dan unsur nitrogen membentuk protein yang tersusun atas asam amino (seperti alin, arginin, alanin, sistin, dan serin).
• Meski kandungan kelapa muda yang sangat luar biasa itu yang salah satunya berkasiat sebagai anti oksidan tetapi tak ada penelitian ilmiah yang menunjukan bHw kelapa dPat mencegah dan menyembuhkan covid19
Mitos : Bawang putih melindungi dari virus corona
• Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bawang putih dapat memperlambat pertumbuhan beberapa spesies bakteri. COVID-19 penyebabnya virus, bukan bakteri.
• Tidak ada bukti bahwa bawang putih dapat melindungi orang dari COVID-19.

BACA:   HEBATNYA Manfaat Jahe, Turunkan Gula Darah Penderita Diabetes

Mitos: Suplemen vitamin D dapat mencegah atau bahkan mengobati COVID-19.
• Fakta: Mitos ini dimulai ketika beberapa penelitian menunjukkan tingkat kematian dan penyakit COVID-19 yang lebih tinggi di tempat-tempat di mana orang memiliki kadar vitamin D yang lebih rendah. Tetapi penelitian ini tidak membuktikan bahwa kadar vitamin D yang rendah adalah penyebab penyakit dan kematian.
• Tidak ada bukti bahwa mengonsumsi suplemen vitamin D dapat mencegah atau mengobati COVID-19. Tidak ada cukup data, menurut National Institutes of Health dan Organisasi Kesehatan Dunia. Bahaya mempercayai mitos ini adalah bahwa orang dapat mengonsumsi suplemen vitamin D dan memiliki rasa perlindungan yang salah terhadap infeksi.
• Suplemen vitamin dan mineral tidak dapat menyembuhkan COVID-19. Mikronutrien, seperti vitamin D dan C dan seng, sangat penting untuk sistemi kekebalan yang berfungsi dengan baik dan memainkan peran penting dalam meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan gizi. Saat ini tidak ada panduan tentang penggunaan suplemen mikronutrien sebagai pengobatan COVID-19.
Mitos : Susu beruang mencegah dan menyembuhkan covid19
• Susu beruang berisi susu sapi mempunyai kandungan gizi yang baik seperti mengandung 31 persen kebutuhan vitamin D harian dalam tubuh. Susu sapi murni juga mengandung 149 kalori dengan rincian 7,9 lemak, 7,7 gram protein, 11,7 gram karbohidrat dan bebas serat. Kalsium dalam susu sapi murni sebanyak 276 miligram dan 8 persen kebutuhan vitamin A harian.
• Meski kandungan gizo tersebut dapat meningkatkan kekebalan tubuh tetapi tidak ada bukti klinis satupun yng menunjukkan susu beruang mencegah dan mengobati covid19

Mitos: Air minum akan mengeluarkan COVID-19 dari tubuh
• Fakta: Minum air lebih dari sekadar menghilangkan dahaga. Sangat penting untuk menjaga tubuh Anda berfungsi dengan baik dan merasa sehat. Hampir semua sistem utama tubuh Anda bergantung pada air untuk berfungsi dan bertahan hidup.
• Mitos ini berfokus pada gagasan bahwa Anda dapat membasuh virus ke tenggorokan dan masuk ke perut Anda, di mana virus itu akan dibunuh oleh asam lambung. Namun, air minum tidak mencegah virus masuk ke paru-paru Anda dan membuat Anda sakit.
• Anda harus tetap minum air agar tetap terhidrasi. Namun, penggunaan air terbaik untuk pencegahan COVID-19 adalah menggunakannya untuk mencuci tangan.

BACA:   Kacang Panjang, Manfaat Kesehatan dan Kandungan Gizi
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *