Kebutuhan Kalori pada Anak Sesuai Usia

Kebutuhan Kalori pada Anak Sesuai Usia

 

Jika persalinan tidak rumit dan neonatus dalam keadaan siaga dan sehat, neonatus dapat dibawa ke ibu untuk segera disusui. Menyusui yang berhasil ditingkatkan dengan menempatkan neonatus ke payudara sesegera mungkin setelah melahirkan. Meludah lendir setelah makan adalah umum (karena otot polos gastroesofageal lemah) tetapi harus mereda dalam waktu 48 jam. Jika lendir atau emesis terus bertahan selama 48 jam atau jika muntahnya berat, evaluasi lengkap saluran cerna bagian atas (GI) dan saluran pernapasan diperlukan untuk mendeteksi anomali GI bawaan sejak lahir.

Kebutuhan cairan dan kalori harian bervariasi sesuai usia dan secara proporsional lebih besar pada neonatus dan bayi dibandingkan pada anak-anak yang lebih tua dan orang dewasa (lihat Tabel: Kebutuhan Kalori pada Berbagai Usia *). Persyaratan relatif untuk protein dan energi (g atau kkal / kg berat badan) menurun secara progresif dari akhir masa bayi hingga remaja (lihat Tabel: Asupan Referensi Makanan yang Disarankan * untuk Beberapa Makronutrien, menurut Food and Nutrition Board, Institute of Medicine of the National Academies) , tetapi persyaratan absolut meningkat. Misalnya, kebutuhan protein menurun dari 1,2 g / kg / hari pada 1 tahun menjadi 0,9 g / kg / hari pada 18 tahun, dan rata-rata kebutuhan energi relatif menurun dari 100 kkal / kg pada 1 tahun menjadi 40 kkal / kg pada remaja akhir.

Rekomendasi gizi umumnya tidak berbasis bukti. Kebutuhan vitamin tergantung pada sumber nutrisi (mis. ASI vs susu formula standar), faktor makanan ibu, dan asupan harian.

Masalah makan

  • Variasi kecil dalam asupan makanan sehari-hari adalah umum dan, meskipun sering menjadi perhatian orang tua, biasanya hanya membutuhkan jaminan dan bimbingan kecuali ada tanda-tanda penyakit atau perubahan parameter pertumbuhan, terutama berat (perubahan dalam peringkat persentil anak pada standar). grafik pertumbuhan lebih signifikan daripada perubahan absolut).
  • Kehilangan> 5 hingga 7% dari berat lahir pada minggu pertama menunjukkan kekurangan gizi. Berat lahir harus diperoleh kembali setelah 2 minggu, dan kenaikan berikutnya sekitar 20 hingga 30 g / hari (1 ons / hari) diharapkan untuk beberapa bulan pertama. Bayi harus menggandakan berat lahirnya sekitar 5 bulan.

Kebutuhan Kalori pada Anak Sesuai Usia

Usia

Kebutuhan

kcal/lb/day

kcal/kg/day

 

< 6 bulan

 

50–55

110–120
1 tahun
 

45

 

95–100

 

> 15 tahun

 

20

 

44

 

Ketika protein dan kalori disediakan oleh ASI yang sepenuhnya dicerna dan diserap, persyaratan antara usia 3 bulan dan 9 bulan mungkin lebih rendah.











KOMPLIKASI KESEHATAN: Dampak Gangguan Sulit Makan Pada Bayi dan Anak dalam Jangka Panjang

 

Dok, anak saya laki laki umur 5 tahun 5 bulan BBnya hanya 12 kg. Anak saya memang selama ini ada masalah makan. Makannya kadang banyak kadang sedikit dan pilih pilih makanan. Anak saya termasuk paling kecil dimkelasnya. Selama ini saat ditanyakan ke dokter, anak saya dikatakan baik baik saja karena anak masih lincah dan aktif. Anak saya selama ini mudah batuk dan pilek, bahkan kalau sudah berat biasanya demam tinggi. Benarkah anak saya ngga masalah dok ? Apa dampaknya kalaunkondiai anak saya dibiarkan jangka waktunyang lama ?

JAWABAN

Melihat BB dan usia anak ibu tampaknya beratnya sangat kurang. Hanya sayang ibu tidak mencantumkan ukuran tinggi badannya. Kondisi BB yang tidak optimal atau tidak bagus biasanya juga disertai gangguan tinggi badan. Ibu harus berkonsultasi ke dokter segera untuk memastikan apakah penyebab mengapa BB dan sulit makan yang terjadi pada anak ibu.

Gangguan sulit makan pada umumnya akan berlangsung jangka panjang dan hilang timbul. Meskipun tampaknya tidak berbahaya tetapi apabila tidak ditangani dengan baik banyak akibat yang bisa ditimbulkan. Beberapa dampak yang bisa terjadi karena sulit makan yang berkepanjangan di antaranya adalah :

  • BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN KURANG (GAGAL TUMBUH atau FAILURE TO THRIVE) atau Stunting. Gagal tumbuh merupakan salah satu kondisi yang mengancam perkembangan bayi. Jika tak segera ditangani, perkembangan anak bakal terhambat dan mengakibatkan gizi buruk, stunting atau pendek, hingga kebodohan. Gagal tumbuh adalah kondisi tubuh anak yang tidak dapat menerima, mempertahankan atau memanfaatkan kalori untuk menambah berat badan. Dengan kata lain, kondisi ini membuat pertumbuhan bayi yang dilihat dari berat atau tinggi badannya jauh dari kondisi normal yang direkomendasikan WHO.
    Bila tak segera ditangani atau malah dibiarkan, pertumbuhan anak bakal berdampak fatal. Pada kondisi akut, dia menyebut gagal tumbuh dapat mengakibatkan gizi buruk. Sedangkan dalam kondisi kronis, gagal tumbuh menyebabkan stunting.
  • Kekurangan zat besi atau defisiensinzat besi. Anemia defisiensi besi adalah satu jenis anemia yang disebabkan kekurangan zat besi sehingga terjadi penurunan jumlah sel darah merah yang sehat. Zat besi diperlukan tubuh untuk menghasilkan komponen sel darah merah yang dikenal sebagai hemoglobin. Saat tubuh mengalami anemia defisiensi besi, maka sel darah merah juga akan mengalami kekurangan pasokan hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen dalam sel darah merah untuk disebarkan ke seluruh jaringan tubuh. Tanpa pasokan oksigen yang cukup dalam darah, tubuh juga tidak mendapat oksigen yang memadai sehingga dapat merasa lemas, lelah, dan sesak napas. F9ungsi zat besi yang paling penting adalah dalam perkembangan system saraf yaitu diperlukan dalam proses mielinisasi, neurotransmitter, dendritogenesis dan metabolisme saraf. Kekurangan zat besi sangat mempengaruhi fungsi kognitif, tingkah laku dan pertumbuhan seorang bayi. Besi juga merupakan sumber energi bagi otot sehingga mempengaruhi ketahanan fisik dan kemampuan bekerja terutama pada remaja. Bila kekurangan zat besi terjadi pada masa kehamilan maka akan meningkatkan risiko perinatal serta mortalitas bayi.
  • GANGGUAN ASUPAN GIZI LAINNYA Kekurangan vitamin dan mineral : Calsium, Zinc, vitamin A.
  • Efek samping dari minum obat/ vitaminyang berlebihan dan berkepanjangan. Orang tua harus memahami juga bahaya kelebihan vitamin atau mineral yang sering disebut megavitamin dan megamineral. Kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi organ tubuh kita terutama pencernaan, hati dan ginjal. Bahkan dilaporkan beberapa kasus meninggal dunia karena Megavitamin dan megamineral, terutama pada anak. Hal ini terjadi karena kelebihan vitamin dan mineral tertentu, seperti vitamin A, vitamin E atau Magnesium dan sebagainya. Pemberian vitamin tertentu seperti vitamin C dosis tinggi dan vitamin B pada orang tertentu seperti penderita gastritis (sakit lambung/mag), atau penderita alergi dapat menimbulkan efek samping baru atau memperberat penyakit yang ada sebelumnya. Pernah dilaporkan kasus pada orang tertentu dapat terjadi alergi vitamin B. Sebaiknya orang tua memberikan vitamin sesuai dosis yang tertera, tidak menggabungkan sekaligus beberapa vitamin. Lebih baik bila berkonsultasi dengan dokter dalam konsumsi vitamin tersebut, terutama pada anak atau bayi. Lebih ideal bila asupan vitamin tersebut berasal langsung dari bahan makanan sayur atau buah. Penelitia lain menyebutkan pemberian vitamin pada anak usia di bawah usia 1 tahun dapat meningkatkan resioko alergi dan asma. Pemberian obat-obatan perangsang nafsu makan pada anak tidak jarang diberikan oleh dokter atau klinisi lain yang diberikan pada anak dengan kesulitan makan. Terdapat beberapa macam obat penambah nafsu makan yang justru dapat menimbulkan masalah baru, karena malahan dapat mengganggu tubuh dan kesehatan anak. Beberapa obat penambah nafsu makan dapat mengganggu ginjal, hati, pertumbuhan tulang atau dapat menurunkan daya tahan tubuh. Peneliti lainnya menemukan pemberian obat-obatan nafsu makan jenisa tertentu pada anak ternyata juga bisa mengubah perilaku anak menjadi hiperaktif, agresif, sangat sensitif dan gampang emosi. Sehingga mengkonsumsi obat-obat tersebut dalam jangka waktu lama sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter.
  • OVERDIAGNOSIS & OVERTREATMENT (DIAGNOSIS & TERAPI BERLEBIHAN) SEBAGAI PENYAKIT TBC. MINUM OBATJANGKA PANJANG PADAHAL BELUM TENTU BENAR MENDERITA PENYAKIT TBC
  • DAYA TAHAN TUBUH MENURUN SERING MENGALAMI INFEKSI BERULANG (panas, batuk, pilek) terutama pada anak dengan keluhan sering muntah dan asma.

 

JENIS TANAMAN YANG DIGUNAKAN SEBAGAI OBAT TRADISIONAL OBAT TRADISIONAL UNTUK MENGATASI KESULITAN MAKAN

JENIS TANAMAN YANG DIGUNAKAN SEBAGAI OBAT TRADISIONAL OBAT TRADISIONAL UNTUK MENGATASI KESULITAN MAKAN

  • Piper cubebae L (Kemukus) buah
  • Parkia roxburghii G Don (kedawung) bijiParkia roxburghii G Don (kedawung) biji
  • Foeniculum vulgare Mill (adas) buah
  • Eucalyptus globulus (kayu putih) Eucalyptus globulus (kayu putih) buah
  • Cyperus Rotundus L (rumput teki) umbi
  • Curcuma xanthoriza Roxb (temulawak) umbiCurcuma xanthoriza Roxb (temulawak) umbi
  • Curcuma domestica Val (kunyit) umbi
  • Curcuma aeroginosa Roxb (temu hitam) umbi
  • Oriadrum sativum l (ketumbar) buah
  • Cinnamomum sintok BI (sintok) Cinnamomum sintok BI (sintok) kulit kayu
  • Cinnamomum burmanni BI (kayu Manis) kulit kayukulit kayu
  • Centella asiatica Urban (pegagan, kaki kuda) semua
  • Zingiber zerumbet BI (lempuyang gajah) umbi umbi
  • Nigella sativa L (Jintan hitam pahit) Nigella sativa L (Jintan hitam pahit) biji
  • Capsicum sp L (cabe) buah
  • Orthosiphon stamineus Benth. ( Kumis kucing) daunOrthosiphon stamineus Benth. ( Kumis kucing) daun
  • Zingiber aromatica Vahl. (lempuyang wangi) umbi
  • Alyxia reinwarditi (Pulasari) kulit kayuAlyxia reinwarditi (Pulasari) kulit kayu
  • Boesenbergia pandureata Roxb (temu kunci) umbi
  • Zingiber officinale Roxb. (jahe) umbiZingiber officinale Roxb. (jahe) umbi
  • Stachytarpheta`mutabilis L (remek- getih) daun
  • Phylantus niruri L (meniran) semuaPhylantus niruri L (meniran) semua
  • Punica granatum L (delima putih) buah
  • Piper retrofractum Vahl. (cabe jawa) buahPiper retrofractum Vahl. (cabe jawa) bua

Apakah Stunting itu ?

Menurut WHO, di seluruh dunia, diperkirakan ada 178 juta anak di bawah usia lima tahun pertumbuhannya terhambat karena stunting. Stunting adalah masalah gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu lama, umumnya karena asupan makan yang tidak sesuai kebutuhan gizi. Stunting terjadi mulai dari dalam kandungan dan baru terlihat saat anak berusia dua tahun. Menurut UNICEF, stunting didefinisikan sebagai persentase anak-anak usia 0 sampai 59 bulan, dengan tinggi di bawah minus (stunting sedang dan berat) dan minus tiga (stunting kronis) diukur dari standar pertumbuhan anak keluaran WHO.

Selain pertumbuhan terhambat, stunting juga dikaitkan dengan perkembangan otak yang tidak maksimal, yang menyebabkan kemampuan mental dan belajar yang kurang, serta prestasi sekolah yang buruk. Stunting dan kondisi lain terkait kurang gizi, juga dianggap sebagai salah satu faktor risiko diabetes, hipertensi, obesitas dan kematian akibat infeksi.

Penyebab

Stunting terjadi dalam jangka panjang karena kombinasi dari beberapa atau semua faktor-faktor berikut:

  • Kurang gizi kronis dalam waktu lama
  • Retardasi pertumbuhan intrauterine
  • Tidak cukup protein dalam proporsi total asupan kalori
  • Perubahan hormon yang dipicu oleh stres
  • Sering menderita infeksi di awal kehidupan seorang anak.
  • Perkembangan stunting adalah proses yang lambat, kumulatif dan tidak berarti bahwa asupan makanan saat ini tidak memadai. Kegagalan pertumbuhan mungkin telah terjadi di masa lalu seorang.

Gejala Stunting

  • Anak berbadan lebih pendek untuk anak seusianya
  • Proporsi tubuh cenderung normal tetapi anak tampak lebih muda/kecil untuk usianya
  • Berat badan rendah untuk anak seusianya
  • Pertumbuhan tulang tertunda

Penanganan

 

  • Bayi berusia 6 bulan sampai dengan 2 tahun
  • Mulai usia 6 bulan, selain ASI, bayi diberi Makanan Pendamping ASI (MP-ASI).
  • Pemberian ASI terus dilakukan sampai bayi berumur 2 tahun atau lebih.

wp-1521623082375..jpg

PEMBERIAN OBAT DAN VITAMIN NAFSU MAKAN

wp-1521496350203..jpgPEMBERIAN OBAT DAN VITAMIN NAFSU MAKAN

Berbagai cara dan upaya telah dilakukan oleh orang tua, dokter ataupun klinisi lainnya dalam mengatasi kesulitan makan pada anak. Tindakan paling sering dilakukan adalah pemberian vitamin, obat perangsang nafsu makan bahkan sering dilakukan pemberian obat tradisional.

PEMBERIAN VITAMIN

  •  Para orang tua bahkan beberapa dokter masih mempunyai kebiasaan bahwa untuk mengatasi kesulitan makan pada anak adalah memberikan vitamin penambah nafsu makan tanpa memperhatikan penyebab kesulitan makan itu sendiri. Cara tersebut sebenarnya tidak menyelesaikan masalah, karena bila penyebabnya tidak ditangani dengan benar maka bila vitamin tersebut habis maka anak kembali akan tetap mengalami sulit makan. Bahkan banyak kasus didapatkan dengan berganti-ganti beberapa vitamin kemampuan makan anak tidak kunjung membaik.
  •  Pemberian vitamin memang berguna dan dibutuhkan bila memang asupan beberapa vitamin dan mineral tidak mencukupi terutama pada anak dengan berat badan yang kurang. Hal ini mungkin cukup bermanfaat sehingga mencegah anak mengalami kekurangan vitamin dan mineral tertentu yang dapat menyebabkan gejala tertentu.
    Pemberian vitamin pada anak yang sehat dengan berat badan yang bagus dan asupan makanan yang baik tidak terlalu penting, karena kebutuhan terhadp vitamin dan mineralnya sudah tercukupi dari susu dan makanannya.

BAHAYA PENGGUNAAN VITAMIN

  •  Orang tua harus memahami juga bahaya kelebihan vitamin atau mineral yang sering disebut megavitamin dan megamineral. Kondisi tersebut dapat mengganggu fungsi organ tubuh kita terutama pencernaan, hati dan ginjal. Bahkan dilaporkan beberapa kasus meninggal dunia karena Megavitamin dan megamineral, terutama pada anak. Hal ini terjadi karena kelebihan vitamin dan mineral tertentu, seperti vitamin A, vitamin E atau Magnesium dan sebagainya
  •  Pemberian vitamin tertentu seperti vitamin C dosis tinggi dan vitamin B pada orang tertentu seperti penderita gastritis (sakit lambung/mag), atau penderita alergi dapat menimbulkan efek samping baru atau memperberat penyakit yang ada sebelumnya. Pernah dilaporkan kasus pada orang tertentu dapat terjadi alergi vitamin B.
  •  Sebaiknya orang tua memberikan vitamin sesuai dosis yang tertera, tidak menggabungkan sekaligus beberapa vitamin. Lebih baik bila berkonsultasi dengan dokter dalam konsumsi vitamin tersebut, terutama pada anak atau bayi. Lebih ideal bila asupan vitamin tersebut berasal langsung dari bahan makanan sayur atau buah.

PENGGUNAAN OBAT PERANGSANG NAFSU MAKAN

  •  Pemberian obat-obatan perangsang nafsu makan pada anak tidak jarang diberikan oleh dokter atau klinisi lain yang diberikan pada anak dengan kesulitan makan. Terdapat beberapa macam obat penambah nafsu makan yang justru dapat menimbulkan masalah baru, karena malahan dapat mengganggu tubuh dan kesehatan anak. Beberapa obat penambah nafsu makan dapat mengganggu ginjal, hati, pertumbuhan tulang atau dapat menurunkan daya tahan tubuh.
  •  Peneliti lainnya menemukan pemberian obat-obatan nafsu makanan pada anak ternyata juga bisa mengubah perilaku anak menjadi hiperaktif, agresif, sangat sensitif dan gampang emosi.
  •  Sehingga mengkonsumsi obat-obat tersebut dalam jangka waktu lama sebaiknya harus berkonsultasi dengan dokter.

BERGANTI-GANTI VITAMIN ATAU PEMAKAIAN VITAMIN JANGKA PANJANG ADALAH BUKTI KEGAGALAN DALAM MENCARI PENYEBAB SULIT MAKAN PADA ANAK. KARENA BEGITU VITAMIN DIHENTIKAN MAKA ANAK SULIT MAKAN LAGI, BAHKAN KADANG DIBERI VITAMIN APAPUN ATAU BERGANTI-GANTI VITAMIJN TETAP SAJA MAKAN SULIT.

PENANGANAN TERBAIK ADALAH HARUS DICARI PENYEBABNYA DAN TANGANI SEGERA DENGAN BIJAK. BILA TERDAPAT GANGGUAN SALURAN CERNA AEBAGAI PENYEBAB TERSERING HARUS DICARI DAN DIIDENTIFIKASI MAKANAN PENYEBAB YANG MENGGANGGU SALURAN CERNA.

wp-1521479869979..jpg

 

Kisah Inspiratif Orangtua Dengan Anakku Sulit Makan, Inilah Penanganan Terbaiknya

Kisah Inspiratif Orangtua Dengan Anakku Sulit Makan, Inilah Penanganan Terbaiknya
Si Upik yang berusia 2 tahun belakangan ini sulit sekali makan. dan kurus sekali Sudah lama beratnya tidak beranjak dari 9 kilogram. Untuk menyuapkan makanan ke dalam mulutnya harus dengan penuh perjuangan. Kejadian inilah yang membuat orang tua sangat cemas. Akhirnyajalan pintas yang dilakukan adalah dengan paksaan dan memarahi. Sudah beberapa dokter ahli didatangi, bahkan berbagai vitamin dan jamu tradisional diberikan tetapi keluhan tersebut tak kunjung membaik. Yang tragis si upik sempat divonis TBC dan harus minum obat selama 6 bulan, tetapi ternyata setelah dilakukan “second opinion” dengan dokter ahli paru anak ternyata bukan TBC. Fenomena tersebut seringkali dihadapi oleh anak dengan sulit makan atau sekarang lazim disebut picky eaters.

Pemberian makan pada anak memang sering menjadi masalah buat orangtua atau pengasuh anak. Keluhan tersebut sering dikeluhkan orang tuakepada dokter yang merawat anaknya. Lama kelamaan hal ini dianggap biasa, sehingga akhirnya timbul komplikasi dan gangguan tumbuh kembang lainnya pada anak. Faktor kesulitan makan pada anak inilah yang sering dialami oleh sekitar25% pada usia anak, jumlah akan meningkat sekitar 40-70% pada anak yang lahir prematur atau dengan penyakit kronik.

Kesulitan makan atau Picky Eaters bukanlah diagnosis atau penyakit, tetapi merupakan gejala atau tanda adanya penyimpangan, kelainan dan penyakit yang sedang terjadi pada tubuh anak. Pengertian kesulitan makan adalah jika anaktidak mau atau menolak untuk makan, atau mengalami kesulitan mengkonsumsi makanan atau minuman dengan jenis dan jumlah sesuai usia secara fisiologis (alamiah dan wajar), yaitu mulai dari membuka mulutnya tanpa paksaan, mengunyah, menelan hingga sampai terserap dipencernaan secara baik tanpa paksaandan tanpa pemberian vitamin dan obat tertentu.

DETEKSI DINI DAN GEJALA

Anak dengan suulit makan dan berat badan sulit naik dapat dikenali sejak dini. Seringkali orangtua bahkan dokter baru menyadari setelah anak mengalami keluhan tersebut selama bertahun-tahun. Deteksi dini yang dapat dilakukan adalah mengamati tanda dan gejala pola makan dan perkembanganberat badan pada bayi Saat usia 0-6 bulan kemampuan minum hanya 60-75 cc sekali minum, 6 – 1 tahun hanya 90 cc sekali minum. Minum ASI hanya sebentar (10 menit) tapi sering, produksi ASI sering sisa. Usia 0-4 bulan kenaikkan Berat badan setiap bulan hanya naik < 800 gram. Kenaikan berat badan lebih jelek setelah usia 4-6 bulan. Seringkali dokter lupa atau mengabaikan menggambar grafik kenaikkan berat badan yang ada dalam buku kesehatan anak. Padahal hal ini adalah sangat penting sekali untuk mengenali gangguan kenaikkan berat badan pada anak sejak kecil.

·

GEJALA SULIT MAKAN :

  • Memuntahkan atau menyembur-nyemburkan makanan yang sudah masuk di mulut anak dan menepis suapan dari orangtua atau sama sekali tidak mau memasukkan makanan ke dalam mulu
  • Makanan hanya ”dikemut”, makan berlama-lamadan memainkan makanan dalam mulut
  • Gangguan mengunyah dan menelan : hanya mau makan makanan cair, lumat, harus diblender dan tidak suka makanan berserat (nasi, sayur, daging sapi). Kesulitan mengunyah tetapi langsung menelan makanan. Tidak menyukai variasi banyak makanan.Sering pilih-pilih makanan.

IDENTIFIKASI PENYEBAB

Ada 3 faktor utama yang mempengaruhi kesulitan makan pada anak, diantaranya adalah hilang nafsu makan, gangguan proses makan di mulut dan pengaruh psikologis. Beberapa faktor tersebut dapat berdiri sendiri tetapi sering kali timbul bersamaan. Penyebab paling sering adalah hilangnya nafsu makan, diikuti gangguan proses makan. Sedangkan faktor psikologis yang dulu dianggap sebagai penyebab utama, mungkin saat mulai ditinggalkan atau sangat jarang.

Penyebab sulit sangat banyak dan bervariasi. Semua gangguan fungsi organ tubuh dan penyakit bisa berupa adanya kelainan fisik, maupun psikis dapat dianggap sebagai penyebab kesulitan makan pada anak. Penelitian yang telah dilakukan d Picky Eaters Clinic Jakarta (Klinik Khusus Kesulitan makan Anak) penyebab yang paling dominan adalah gangguan fungsi saluran cerna pada anak. Repotnya, gangguan fungsi saluran cerna tersebut seringkali berlangsung lama dan akan membaik seiring dengan membaiknya ketidak matangan saluran cerna pada anak atau sekitar usia 5-7 tahun. Meskipun pada beberapa kasus berkepanjangan hingga sampai usia dewasa. Sehingga seringkali gangguan sulit makan akan berlangsung jangka panjang hilang timbul, tetapi pada usia tertentu akan membaik.

Gangguan pencernaan tersebut mulai dari yang ringan hingga yang tidak ringan. Gangguan sulit makan seringkali diawali dengan gangguan saluran cerna. Gangguan fungsi saluran cerna tersebut dapat berkaitan dengan gangguan alergi makanan, penyakit celiac dan gangguan intoleransi makanan lainnya. Seringkali dipicu oleh adanya konsumsi makanan tertentu, hal ini yang menunjukkan kenapa sulit makan dan berat badan sulit naik seringkali bermula setelah usia 6 bulan. Saat mulai makanan tambahan baru dikenalkan, bila jenis makanan tersebut tidak cocok maka gangguan tersebut mulai hilang timbul terjadi. Saat terjadi infeksi pada tubuh baik berupa demam, batuk, pilek maka gangguan fungsi saluran cerna tersebut timbul dan sering diikuti kambuhnya lagi gangguan sulit makan.

KENALI GANGGUAN FUNGSI SALURAN CERNA YANG MERUPAKAN PENYEBAB TERSERING SULIT MAKAN DAN BERAT BADAN SULIT NAIK

PADA USIA BAYI

Sering muntah/kembung, sering “cegukan”, sering buang angin, sering “ngeden /mulet”, REWEL / GELISAH/COLIC terutama malam hari), BAB sering atau BAB tidak tiap hari. BAB Hijau / Hitam

PADA ANAK LEBIH BESAR :

  • Sering buang air besar (> 3 kali perhari) atau susah buang air besar ( ngeden, tidak BAB setiap hari, feses keras hitam atau hijau tua,kecil hitam spt ”tahi” kambing, BERBAU, berak berdarah
  • Lidah sering kotor (berpulau-pulau), timbul putih, SARIAWAN, BIBIR kering, tebal dan mudah berdarah, air liur berlebihan atau MULUT BERBAU
  • Sering MUAL, MUNTAH, sering NYERI PERUT ringan dan hilang timbul
  • Sejak lahir berat badan tidak pernah optimal atau berat badan kurang setelah umur 4-6 bulan.

GEJALA LAIN YANG MENYERTAI :

  • KULIT SENSITIF, pada bayi sering timbul bintik atau bisul kemerahan terutama di pipi, telinga dan daerah yang tertutup popok. Kerak di daerah rambut. KULIT TIMBUL BERCAK PUTIH SEPERTI PANU. KULIT KERING DAN KASAR
  • GIGI mudah rusak, kuning, hitam, caries gigi
  • Seringkali disertai gangguan alergi lainnya seperti sering pilek, batuk, sesak (asma).

GANGGUAN PERKEMBANGAN DAN PERILAKU YANG SERING MENYERTAI PADA ANAK DENGAN SULIT MAKAN

Tampak aneh, meskipun anak sulit makan tetapi dalam kegiatan sehari-hari anak tampak tidak bisa diam, bergerak terus tidak kenal lelah. Ternyata fenomena ini terjadi karena pada anak sulit makan sering disertai adanya peningkatan rangsangan ke susunan saraf pusat.Fenomena inilah yang menyingkirkan anggapan salah bahwa anak berat badan sulit naik karena tidak bisa diam. Karena banyak anak yang gemuk ternyata juga aktifitasnya sangat tinggi dan tidak bisa diam.Karena banyak anak yang gemuk ternyata juga aktifitasnya sangat tinggi dan tidak bisa diam.

Penelitian yang dilakukan di Picky Eaters Clinic jakarta tersebut menunjukkan, ternyata gangguan fungsi saluran cerna tidak hanya mengakibatkan sulit makan tetapi juga disertai beberapa gangguan perkembangan dan perilaku ringan. Banyak penelitian menunjukkan bahwa ternyata gangguan saluran cerna tersebut dapat merangsang ke fungsi susunan saraf pusatyang dapat meningkatkan beberapa perilaku yang mengganggu pada anak.

·GERAKAN MOTORIK BERLEBIHAN

Mata bayi sering melihat ke atas. Tangan dan kaki bergerak terus tidak bisa dibedong atau diselimuti. Senang posisi berdiri bila digendong, sering minta turun atau sering menggerakkan kepala ke belakang (head banging), membentur benturkan kepala.Waspadai anak mudah jatuh dari tempat tidur.Sering bergulung-gulung di kasur, menjatuhkan badan di kasur (“smackdown”}, sering memanjat. ”Tomboy” pada anak perempuan : main bola, memanjat dll.

·GANGGUAN KONSENTRASI : cepat bosan thd sesuatu aktifitas kecuali menonton televisi,main game,baca komik, belajar & mengerjakan sesuatutidak bisa bertahan lama, tidak teliti, sering kehilangan barang, tidak mau antri, pelupa, suka “bengong”, TAPI BIASANYA ANAK TAMPAK CERDAS

·AGRESIF MENINGKAT sering memukul kepala sendiri, orang lain. Sering menggigit, menjilat, mencubit, menjambak (spt “gemes”).

·EMOSI TINGGI (mudah marah, sering berteriak /mengamuk/tantrum), NEGATIVISME TINGGI : keras kepala, suka membantah, orang tua bilang A anak bilang B.

·GANGGUAN SENSORIS, KOORDINASI DAN MOTORIK (KESEIMBANGAN):

Bolak-balik, duduk, merangkak terlambat atau tidak sesuai usia. Jalan terburu-buru, mudah terjatuh ataumenabrak, Gangguan sensoris : sensitif terhadap raba (jalan jinjit, duduk leter ”W”,gampang geli), sensitif cahaya dan suara.

·GANGGUAN ORAL MOTOR :

GANGGUAN BICARA :TERLAMBAT BICARA, BICARA TIDAK JELAS, bicara terburu-buru, cadel, gagap. GANGGUAN MENGUNYAH MENELAN : tidak bisamakan makanan berserat (daging sapi, sayur, nasi) Disertai keterlambatan pertumbuhan gigi.

·IMPULSIF : banyak bicara,tertawa berlebihan, sering memotong pembicaraan orang lain

·GANGGUAN TIDUR MALAM :

Tidur larut malam, sulit untuk memulai tidur,Tidur gelisah bolak-balik ujung ke ujung,tidur posisi “nungging”, berbicara,tertawa,berteriak saat tidur, sulit tidur, malam sering terbangun atau duduk,mimpi buruk, “beradu gigi” atau gigi gemeretak (bruxism)

KOMPLIKASI YANG SERING TERJADI

Gangguan sulit makan pada umumnya akan berlangsung jangka panjang dan hilang timbul. Meskipun tampaknya tidak berbahaya tetapi apabila tidak ditangani dengan baik banyak akibat yang bisa ditimbulkan.

  1. BERAT BADAN DAN TINGGI BADAN KURANG (GAGAL TUMBUH atau FAILURE TO THRIVE)
  2. GANGGUAN ASUPAN GIZI: Kekurangan vitamin dan mineral : Calsium, Zinc, vitamin A, Anemia Zat Besi (kurang darah/HB rendah).
  3. Efek samping dari minum obat/ vitaminyang berlebihan dan berkepanjangan.
  4. OVERDIAGNOSIS & OVERTREATMENT(DIAGNOSIS & TERAPI BERLEBIHAN)SEBAGAI PENYAKIT TBC. MINUM OBATJANGKA PANJANG PADAHAL BELUM TENTU BENAR MENDERITA PENYAKIT TBC
  5. DAYA TAHAN TUBUH MENURUN SERING MENGALAMI INFEKSI BERULANG (panas, batuk, pilek) terutama pada anak dengan keluhan sering muntah dan asma. Meskipun beberapa kasus lainnya malahan

PENANGANANTERBAIK ATASI PENYEBAB

Pendekatan dan penanganan pada kasus kesulitan makan pada anak bukanlah dengan pemberian vitamin nafsu makan, tetapi harus dilakukan pendekatan yang cermat, teliti dan terpadu. Pemberian vitamin nafsu makan hanya akan mengaburkan penyebab Kesulitan makan tersebut. Sering terjadi orang tua dalam menghadapi masalah kesulitan makan pada anaknya telah berganti-ganti dokter dan telah mencoba berbagai vitamin tetapi tidak kunjung membaik. Penanganan kesulitan makan yang paling baik adalah dengan mengobati atau menangani penyebab tersebut secara langsung. Mengingat penyebabnya demikian luas dan kompleks bila perlu hal tersebut harus ditangani oleh beberapa disiplin ilmu tertentu yang berkaitan dengan kelainannya.

Dok, saya minta vitamin anak saya sulit makan. Inilah kesalahan yang sering dilakukan saat konsultasi ke dokter. Yang benar adalah : dok, apa penyebab anak saya sulit makan.Salah satu keterlambatan penanganan masalah tersebut adalah pemberian vitamin tanpa mencari penyebabnya sehingga kesulitan makan tersebut terjadi berkepanjangan. Akhirnya orang tua berpindah-pindah dokter dan berganti-ganti vitamin tapi keluhan tetap tidak membaik.

Penanganan sulit makan yang ideal harus dilakukan adalah mengidentifikasi penyebabnya. Bila terdapat gangguan fungsi saluran cerna dilakukan pendekatan diet eliminasi provokasi makanan yang berpotensi mengganggu. Pendekatan diet tersebut selain memperbaiki fungsi saluran cerna juga berfungsi untuk mencari jenis makanan yang mengganggu saluran cerna sebagai penyebab utama sulit makan. Program penanganan sulit makan tersebut kadang harus dilakukan untuk jangka panjang, hingga gangguan fungsi saluran cerna tersebut membaik pada usia tertentu.

Meskipun bukan yang utama dapat juga dilakukan penanganan dalam segi neuromotorik melalui terapi okupasi kadang diperlukan. Terapi ini dapat melalui pencapaian tingkat kesadaran yang optimal dengan stimulasi sistem multisensoris, stimulasi kontrol gerak oral dan refleks menelan, teknik khusus untuk posisi yang baik. Penggunaan sikat gigi listrik dapat membantu menstimulasi sensoris otot di daerah mulut. Tindakan yang tampaknya dapat membantu adalah melatih koordinasi gerakan otot mulut adalah dengan membiasakan minum dengan memakai sedotan, latihan senam gerakan otot mulut, latihan meniupbalon atau harmonika.

Terdapat banyak strategi dan tips cara pemberian makan pada anak sulit makan, yang direkomendasikan oleh para ahli medis dan psikologis. Tetapi ternyata berbagai cara tersebut tidak juga efektif selama gangguan fungsi saluran cerna yang terjadi tidak dikenali dan diperbaiki. Demikian pula pemberian obat ensim pencernaan juga tidak banyak bermanfaat selama penyebab utama tidak ditangani dengan baik.

Anak dengan gangguan makan kebiasaan dan perilaku makannya berbeda dengan anak yang sehat lainnya. Pendekatan yang tak kalah penting adalah selalu sabar dan telaten menghadapi kasus seperti ini, karena akan terjadi jangka panjang dan hilang timbul. Saat timbul gangguan sulit makan orangtua harus cermat biasanya disertai kekambuhan gangguan fungsi saluran cerna.